July 3, 2026, oleh Humas Universitas

UMM Kembali Dipercaya Kemendikdasmen Bina Talenta STEM 2026 Berbasis Energi Terbarukan

pwmu.coUniversitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mendapat kepercayaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) sebagai mitra penyelenggara Bina Talenta Indonesia (BTI) 2026.

Kepercayaan tersebut diberikan untuk tahun kedua secara berturut-turut berkat implementasi ekosistem energi baru terbarukan (EBT) yang dikembangkan UMM melalui Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Program pembinaan bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) itu berlangsung pada 1–7 Juli 2026.

Ketua Pelaksana BTI di UMM, Dr. Dyah Worowirastri Ekowati, M.Pd., mengatakan penunjukan kembali UMM sebagai mitra penyelenggara diraih setelah proposal yang diajukan berhasil bersaing dengan ratusan perguruan tinggi lain di Indonesia.

Menurutnya, UMM memperoleh kuota pembinaan bagi 40 peserta terpilih dari sekitar 1.000 peserta nasional, jumlah yang disebut lebih besar dibandingkan rata-rata perguruan tinggi mitra lainnya.

Selama mengikuti karantina selama sepekan, para peserta akan menyelesaikan sepuluh modul proyek. Selain itu, UMM juga memberikan pendampingan agar hasil inovasi peserta memperoleh perlindungan hak kekayaan intelektual.

“Karya inovatif buatan adik-adik tidak sekadar diapresiasi dengan selembar sertifikat layaknya di kampus lain, melainkan langsung kami fasilitasi agar segera memperoleh Hak Cipta resmi,” tegas Dyah.

Wakil Rektor I UMM, Prof. Akhsanul In’am, Ph.D., menjelaskan bahwa program pembinaan tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan akademik peserta, tetapi juga penguatan karakter dan nilai keislaman.

Sebagai bagian dari proses pembelajaran, peserta diajak melihat secara langsung penerapan teknologi energi terbarukan di lingkungan kampus, mulai dari operasional PLTMH hingga instalasi panel surya yang digunakan di sejumlah gedung perkuliahan.

“Berbagai teori sains yang dipelajari di bangku sekolah kini bisa disaksikan langsung penerapannya melalui inovasi energi terbarukan milik Direktorat Saintek UMM,” ujar In’am.

Rangkaian kegiatan BTI 2026 akan berlanjut dengan pelaksanaan hackathon dan pameran inovasi teknologi pada 6 Juli 2026. Kegiatan tersebut akan menjadi ajang bagi peserta untuk menampilkan hasil inovasi yang disaksikan guru dan pelajar dari wilayah Malang Raya.

Sebagai bentuk apresiasi, UMM juga menyiapkan jalur beasiswa prestasi bagi peserta yang ingin melanjutkan pendidikan di Kampus Putih.

“Kami secara khusus telah menyediakan tiket emas berupa jalur beasiswa prestasi bagi kalian yang berminat melanjutkan pendidikan di berbagai program studi unggulan Kampus Putih,” pungkasnya.

UMM menilai kepercayaan yang kembali diberikan Puspresnas memperkuat perannya dalam mendukung pembinaan talenta muda di bidang sains dan teknologi melalui kolaborasi antara ekosistem energi terbarukan, penguatan inovasi, perlindungan hak cipta, serta dukungan akses pendidikan tinggi.