June 27, 2025, oleh
SAWITKU-Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Khairul Munadi, memberikan apresiasi terhadap langkah Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam mendirikan Pusat Riset Unggulan atau Center of Excellence (CoE) Kelapa Sawit.
Dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, Khairul menyebutkan bahwa ini adalah langkah strategis dalam mendukung ekonomi hijau yang berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa transformasi pendidikan tinggi harus berfokus pada dampak nyata bagi pembangunan bangsa, termasuk melalui sinergi antara akademisi dan industri.
CoE Kelapa Sawit UMM adalah contoh konkret kolaborasi yang berkontribusi antara akademisi dan industri.
“Program ini sejalan dengan misi AstaCita untuk meningkatkan relevansi pendidikan tinggi melalui penguatan riset, inovasi, dan tata kelola yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.
Khairul juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai penggerak transformasi sosial-ekologis dan ekonomi, yang mengedepankan integritas akademik serta pemanfaatan teknologi.
Menurutnya, kelapa sawit adalah simbol eksistensi Indonesia dalam percaturan ekonomi dan politik global.
Oleh karena itu, kolaborasi antara berbagai pihak sangat penting untuk memastikan identitas tersebut memberikan dampak positif bagi bangsa dan dunia internasional.
“CoE ini tidak hanya menjawab kebutuhan industri, tetapi juga memperkuat identitas sawit Indonesia di kancah global,” tambah Khairul.
Wakil Rektor IV UMM, Muhamad Salis Yuniardi, menjelaskan bahwa CoE Kelapa Sawit merupakan bagian dari program UMM PASTI (Pasti Lulus, Pasti Bekerja, Pasti Mandiri) yang bertujuan memastikan mahasiswa menguasai teori dan praktik secara seimbang.
“Program CoE Kelapa Sawit hadir untuk menjembatani kesenjangan antara industri dan pendidikan tinggi. Inisiatif ini murni lahir dari kebutuhan industri, memastikan kolaborasi yang lebih erat dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Program CoE Kelapa Sawit UMM dirancang bekerja sama dengan dunia industri, untuk membekali mahasiswa di bidang agroteknologi, teknologi pangan, dan teknik industri dengan kompetensi teknis, manajerial, serta pemahaman tentang regulasi terkini di sektor kelapa sawit.***
Sumber: https://www.sawitku.id/sawitku/81414705780/kemdiktisaintek-pusat-riset-unggulan-sawit-umm-harus-perkuat-indentitas-di-indonesia