March 10, 2021, oleh

Dalam agenda tersebut, Dr. Fauzan, M.Pd. selaku Rektor UMM mengatakan bahwa ini adalah kesempatan yang bagus bagi para mahasiswa dan peserta webinar. Mereka tentu bisa menambah berbagai khazanah pengetahuan akan dunia luar, khususnya Thailand.
“Mudah-mudahan kesempatan ini bisa kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Selain menambah khazanah pengetahuan tentang luar negeri khususnya Thailand, juga bisa menjadi langkah awal untuk melebarkan mimpi dan rencana ke negara tetangga,” tandasnya menambahkan.
Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar RI untuk Kerajaan Thailand, Rachmat Budiman, S.H., mengatakan bahwa Indonesia –Thailand sudah membangun bekerjasama di bidang politik, hukum, dan keamanan. Beberapa program yang telah diadakan seperti Parliamentarian Friendship Group (TIPG), latihan militer bersama, dan repatriasi orang utan sejak tahun 2007-2020.
“Dengan beberapa program kerja sama yang telah dijalin antara Indonesia-Thailand, diharapkan kedepannya dapat meningkatkan potensi masing-masing negara. Misalnya saja bisa memacu peningkatan ekspor dan investasi dari kedua belah pihak,” ujar Rachmat.
Rachmat tidak menampik bahwa pandemi Covid-19 juga turut mengubah kebijakan-kebijakan kerja sama yang ada. Pertemuan yang biasa digelar secara luring mau tidak mau harus dilakukan secara daring. Meski demikian, komunikasi keduanya masih terus berlanjut berkat teknologi yang semakin maju. Ia juga mendorong agar ada peningkatan kerja sama antara Indonesia dan Thailand dalam aspek pendidikan guna menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global.
“Kerja sama dalam bidang pendidikan memang begitu penting. Hal itu karena kita bisa menciptakan SDM yang unggul. Saya juga sangat berterimakasih pada UMM karena sudah menjadi salah satu pihak yang turun tangan dalam membentuk SDM yang baik. Mudah-mudahan kita dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan kedua negara tersebut,” Jelas perwakilan UNESCAP Indonesia itu. (syi/wil)