December 8, 2025, oleh
koranjakarta, MALANG – Sebagai respon awal tanggap bencana yang melanda Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara, Universitas Brawijaya Malang mengirimkan tim pendahulu menuju Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Tim ini berangkat dari Malang pada Sabtu (6/12) pagi dan diperkirakan mendarat di Bandara International Minangkabau, Sumatera Barat di hari yang sama.
. “Tim ini akan melakukan uji cepat sekaligus berkoordinasi dengan stakeholder setemlat sebelum kedatangan logistik dan tim yang lebih lengkap”, jelas Aurick selaku ketua tim tanggap bencana Sumbar UB-UMM.
Kolaborasi tim emergensi UB dan UMM ini akan menuju Kabupaten Agam. “Ini setelah hasil koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Barat dan Dinas Pemberxayaan Perempuan dan Anak, sehingga diputuskan fokus bantuan akan dikerahkan di Kecamatan Palembayan dan Malalak, Kabupaten Agam”, imbuhnya. Tim ini terdiri atas 15 orang dosen, 9 orang tenaga kependidikan, dan 27 orang mahasiswa dari kedua kampus.

Informasi yang didapat oleh Tim, Kecamatan Palembayan dan Malalak merupakan wilayah terdampak paling parah akibat banjir bandang. Di Palembayan sendiri, pemukiman warga rata dengan tanah akibat Lumpur dan miminnya akses air bersih.
Hasil asesemen ini, jelasnya, akan menjadi panduan tim selanjutnya yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat, dan bertugas hingga tanggal 17 December mendatang.