July 14, 2026, oleh Humas Universitas

P2KK UMM

MALANG, PIJARNEWS.ID – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) secara resmi membuka program Pembentukan Kepribadian dan Kepemimpinan (P2KK) Batch 1 bagi mahasiswa baru. Kegiatan ini dipusatkan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) UMM pada Senin (13/7/2026).

Mengusung tema “Impactful Digital Leadership: Inovasi Kader Berkemajuan untuk Solusi Umat dan Bangsa”, program ini dirancang sebagai pijakan awal untuk membangun karakter, kapasitas kepemimpinan, dan mentalitas mahasiswa sebagai representasi kader berkemajuan.

banner 350x525

Prosesi pembukaan turut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan universitas, di antaranya Rektor UMM Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., Wakil Rektor II Dr. Ahmad Juanda, Wakil Rektor V Prof. Dr. Tri Sulistyaningsih, Kepala Pusdiklat UMM Dr. Zen Amiruddin, serta Kepala Divisi P2KK Dr. Rahmat Hakim.

Kepala Pusdiklat UMM, Dr. Zen Amiruddin, M.Med.Kom., melaporkan bahwa agenda pembuka ini diikuti oleh 270 mahasiswa baru dari berbagai fakultas. Ia menegaskan bahwa P2KK didesain lebih dari sekadar masa orientasi kampus biasa.

“P2KK ini penting untuk membangun relasi, membentuk karakter, dan mengasah skill. Selamat datang dan selamat mengikuti P2KK Batch 1 untuk seluruh mahasiswa baru,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UMM Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., dalam arahan utamanya menekankan bahwa pendidikan tinggi tidak boleh hanya berorientasi pada pencetakan lulusan yang unggul secara akademik. Mahasiswa dituntut untuk memiliki karakter yang tangguh dan kepedulian sosial yang tinggi.

“Belajarlah membangun kapabilitas dan potensi agar tumbuh menjadi pribadi yang dewasa dalam segala hal, sehingga kelak mampu memberikan kemajuan bagi bangsa Indonesia. Kita harus memiliki kepercayaan diri bahwa kepentingan masyarakat lebih utama daripada kepentingan pribadi,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menyoroti tingginya tantangan lulusan perguruan tinggi di dunia kerja saat ini. Merujuk pada hasil riset Market Brief, ia mengungkapkan bahwa rata-rata lulusan sarjana membutuhkan waktu sekitar 1,8 tahun untuk memperoleh pekerjaan pertama mereka.

Menurutnya, fakta tersebut membuktikan bahwa pendidikan formal dan ijazah saja belum cukup untuk menjamin daya serap di dunia profesional. Oleh karena itu, P2KK diharapkan menjadi inkubator bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepemimpinan, kemampuan adaptasi, serta semangat kolaborasi.

“Melalui program ini, saya harap semuanya mengikuti, mengkaji, merenungkan, dan menikmati kebersamaan. Carilah nilai-nilai yang bisa ditanamkan sebagai refleksi ketika kelak terjun ke tengah masyarakat,” pesannya.

Melalui spirit kepemimpinan digital yang berdampak (impactful digital leadership), UMM berkomitmen mencetak generasi muda yang adaptif terhadap disrupsi teknologi, memegang teguh integritas, serta senantiasa hadir membawa inovasi dan solusi nyata bagi bangsa dan negara.

banner 350x525