April 17, 2026, oleh Humas Universitas

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mendobrak tradisi akademik dengan meluncurkan Program Pendidikan S1-S2 Terpadu 10 Semester. | Foto: Humas UMM

Portalbontang.com, Malang – Meraih dua gelar akademik sekaligus dalam kurun waktu lima tahun kini bukan lagi sekadar impian belaka.

Inovasi pendidikan ini resmi diluncurkan oleh Universitas Muhammadiyah Malang untuk menjawab kebutuhan mahasiswa masa kini.

Institusi pendidikan yang dikenal dengan sebutan Kampus UMM tersebut mendobrak tradisi dengan jalur pendidikan maraton.

Jalur akselerasi ini diberi nama Program Terpadu UMM yang dirancang untuk diselesaikan dalam waktu sepuluh semester tanpa jeda.

Kepala Biro Pendidikan dan Pengajaran UMM, Zulfatman, memaparkan bahwa program ini efektif memangkas birokrasi dan biaya.

“Kita ingin membuka peluang selebar-lebarnya kepada alumni UMM untuk melanjutkan studi di kampusnya sendiri. Dengan begitu, adaptasinya lebih mudah, keberlanjutan riset dan publikasinya terjamin, dan yang terpenting pembiayaannya jauh lebih terjangkau dibandingkan jalur reguler,” ungkapnya.

Mahasiswa semester tujuh atau delapan yang sedang menyusun skripsi sudah diperbolehkan mengikuti perkuliahan magister secara gratis.

“Nantinya saat resmi menjadi mahasiswa S2, mata kuliah yang sudah diikuti sebelumnya akan langsung dikonversi. Selama masa transisi ini, biayanya jauh lebih murah karena hanya disetarakan dengan biaya semester delapan S1,” jelasnya.

Mahasiswa luar kampus juga berkesempatan mendaftar jalur ini dengan sistem konversi mata kuliah yang ekuivalen.

Fleksibilitas pembelajaran dijamin melalui penerapan sistem campuran untuk menunjang mahasiswa yang ingin lulus S1-S2 secara cepat.

“Banyak kemudahan yang bisa dinikmati. Mulai dari proses studi yang cepat selesai, peluang mendapatkan hibah riset dalam maupun luar negeri bersama dosen, hingga potensi besar untuk kuliah S2 secara gratis,” tegas Zulfatman.

Syarat utama pendaftaran meliputi penyelesaian minimal 130 SKS, mengantongi surat keputusan tugas akhir, dan mencapai IPK minimal 3,25.

Calon pendaftar juga diwajibkan menyertakan surat rekomendasi serta persetujuan dari masing-masing ketua program studi.

Fasilitas pendaftaran akselerasi ini telah tersedia untuk 15 program studi magister dari berbagai rumpun keilmuan akademik. ***