January 15, 2026, oleh Humas Universitas

Drs Gigit Mujianto MSi menyampaikan materi Implementasi Pembelajaran Mendalam kepada Forum Guru Muhammadiyah Kabupaten Malang dalam kegiatan pengabdian FKIP UMM di SMK Muhammadiyah 3 Singosari, Senin (12/1/2026). (Arif Setiawan/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Ikhtiar memajukan pendidikan terus dilakukan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui penguatan kapasitas guru. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMM melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat bersinergi dengan Forum Guru Muhammadiyah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Malang dalam kegiatan bertema Implementasi Pembelajaran Mendalam. Kegiatan tersebut diselenggarakan di SMK Muhammadiyah 3 Singosari, Senin (12/1/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam membangun pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga menumbuhkan kesadaran berpikir kritis, reflektif, dan bermakna bagi peserta didik. Pembelajaran mendalam dipandang sebagai ikhtiar strategis untuk melahirkan generasi pembelajar yang unggul secara intelektual sekaligus berkarakter.

Pemateri utama, Drs Gigit Mujianto MSi, menegaskan bahwa pembelajaran mendalam menuntut perubahan paradigma dalam proses mengajar. Guru tidak lagi sekadar menyampaikan materi, melainkan menghadirkan proses belajar yang menghidupkan nalar, pengalaman, dan nilai.

“Pembelajaran akan bermakna ketika siswa dilibatkan secara aktif, diajak berpikir, merefleksi, serta mengaitkan pengetahuan dengan realitas kehidupan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Arif Setiawan MPd menyampaikan pentingnya perencanaan pembelajaran yang berorientasi pada tujuan, keterlibatan siswa, serta asesmen yang bersifat mendidik.

“Guru Muhammadiyah memiliki peran strategis dalam menghadirkan pembelajaran yang mencerahkan dan memerdekakan,” tegasnya.

Sementara itu, Zukrufurrohma SPd mengajak para peserta untuk terus melakukan refleksi atas praktik pembelajaran di kelas. Ia menekankan bahwa nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan dapat diintegrasikan secara kontekstual dalam pembelajaran mendalam, sehingga proses belajar tidak terlepas dari pembentukan karakter dan nilai.

Antusiasme peserta tampak dari dialog yang hidup serta diskusi yang reflektif sepanjang kegiatan. Para guru menyambut baik kegiatan ini karena dinilai memberikan penguatan konseptual sekaligus strategi praktis yang relevan dengan tantangan pembelajaran di sekolah Muhammadiyah.

Melalui kegiatan pengabdian ini, FKIP UMM berharap sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah Muhammadiyah terus terjaga sebagai bagian dari gerakan dakwah pencerahan di bidang pendidikan, guna mewujudkan pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan dan berdaya saing.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat FKIP UMM menyampaikan materi Pembelajaran Mendalam kepada Forum Guru Muhammadiyah Kabupaten Malang dalam kegiatan yang digelar di SMK Muhammadiyah 3 Singosari, Senin (12/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan.

(*/AS)