April 14, 2026, oleh Humas Universitas

READER.ID – Sholahuddin Al Fatih, seorang dosen dari Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (FH UMM), berhasil meraih pengakuan sebagai salah satu akademisi terbaik dunia. Pencapaian luar biasa ini diumumkan pada Jumat, 10 April 2026, menempatkan namanya dalam daftar 100 Akademisi Terbaik Dunia bidang Ilmu Sosial versi measuresHE.

Prestasi ini mensejajarkan Fatih dengan para peneliti dari universitas ternama dunia, termasuk Universitas Oxford di Inggris dan Deakin University di Australia. Penilaian measuresHE, berbeda dari pemeringkatan institusi pada umumnya, berfokus pada rekam jejak individu peneliti.

Metode yang digunakan measuresHE melibatkan tiga indikator utama: Research Gravitas untuk mengukur kedalaman intelektual, Olympic Mean untuk menilai konsistensi mutu karya, dan Interaction Credit sebagai bentuk apresiasi kolaborasi. Data-data ini diperoleh melalui profil akademik terverifikasi, seperti Scopus dan Web of Science, menurut laporan yang dilansir dari Edukasi.

Fatih menyampaikan apresiasi atas metode yang digunakan measuresHE. Ia menekankan bahwa prestasi ini bukan hanya tentang jumlah publikasi, melainkan pembuktian dampak nyata riset ilmiah. Sepanjang karirnya, ia telah menghasilkan sekitar 60 artikel terindeks Scopus dan ratusan karya di Google Scholar.

Fatih juga menjelaskan bahwa risetnya berfokus pada isu-isu yang relevan dengan masyarakat, seperti teknologi, media sosial, dan dinamika hukum. Ia menegaskan pentingnya riset yang aplikatif.

“Pengakuan ini memvalidasi upaya pengejaran riset yang menawarkan wawasan mendalam dan berdampak, bukan sekadar mengejar jumlah publikasi, tepatnya saya menempati peringkat ke-91,” ujar Fatih, dilansir dari laman UMM.

Pencapaian Fatih didukung penuh oleh UMM, yang menyediakan ekosistem riset yang mumpuni. Fatih berharap prestasi ini dapat memotivasi rekan sejawat dan mahasiswa, serta mengharumkan nama UMM di dunia internasional. Ia juga membagikan rahasia suksesnya, yaitu konsistensi dalam mencatat kerangka pemikiran setiap hari.