March 28, 2016, oleh Humas Universitas

Peserta rektor cup cerdas cermat UKM-K JF UMM saat berlomba di lantai 1 Masjid AR Fakhruddin UMM, Senin (28/3). Photo by: Muhammad Zulfikar Akbar

MEMERIAHKAN Ajang Rector Cup 2016, Unit Kegiatan Mahasiswa-Kerohanian Jamaah AR Fachruddin (UKM-K JF) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar Islamic Competition Festival (ICOMFEST). Tema yang diusung UKM JF dalam Rector Cup 2016 kali ini yaitu “Futuring Your Life with Al-Quran”.

      Ketua Umum JF Muhammad Kamal Hafidz mengatakan, dengan tema ini diharapkan mahasiswa UMM mampu merespon tantangan jaman serta berbagai persoalan kenegaraan dengan memaknai dan memperdalam keilmuan Al-Quran. “Sebagaimana semangat Ahmad Dahlan dalam membangun bangsa ini,” ujarnya.

      Perlombaan dibagi menjadi delapan cabang keilmuan, di antaranya musabaqoh tilawatil Qur’an (qori), musabaqoh khatil qur’an (kaligrafi), musabaqoh fahmil qur’an (cerdas cermat), lomba syahril quran (da’i), lagu religi (nasyid), musabaqoh tartil Qur’an, karya tulis ilmiah al-Quran dan musabaqoh hifdzil quran (hafalan). Kompetisi yang diikuti lebih dari 200 mahasiswa ini diladakan pada Senin-Kamis  (28-31/03) Aula Masjid AR Fachruddin lantai 1 dan 2.

      Hafiz memaparkan, kedelapan bidang lomba ini disesuaikan dengan perlombaan di tingkat nasional. Para pemenang di masing-masing cabang lomba ini nantinya akan mewakili UMM ke kompetisi di tingkat nasional yang akan diselenggarakan Juni mendatang. “Sebelum itu, para delegasi akan kita bekali dulu selama dua bulan,” paparnya.

      Di puncak acaranya, JF akan mengadakan seminar akbar bertajuk “Peran Al-Quran dalam Membangun Peradaban” pada Sabtu (02/04) di Aula BAU UMM. Adapun tokoh yang akan menjadi pembicara dalam seminar tersebut adalah Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Dr. H. Mudhajir Effendy, MAP dan Founder Tahfizh Quran Tematik (TQT) Lailatul Fithriyah Azzakiyah SHI MPd.

      Dengan segala rangkaian kegiatan ini, Hafidz berharap UMM memiliki semakin banyak mahasiwa yang unggul di bidang keislaman dan mampu bersaing di kompetisi tingkat nasioanal. Selain itu, ia beritikad JF bisa menjadi wadah mahasiswa UMM untuk menyalurkan dan mengembangkan keilmuannya di bidang keislaman. “Sehingga bisa mensyiarkan Islam lebih dalam dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (gas/han)