February 9, 2026, oleh Humas Universitas

Gelar Rakorwil di UMM, Muhammadiyah Jatim Dorong Digitalisasi Tata Kelola Panti Asuhan dan LKS

Portalbontang.com, Malang – Transformasi layanan sosial menjadi fokus utama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur. Melalui Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS), PWM Jatim menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Gedung Kuliah Bersama (GKB) 4 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Ahad (8/2/2026).

Kegiatan strategis ini dihadiri lebih dari 200 peserta yang terdiri atas pengurus MPKS Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA), serta para pengelola Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Jawa Timur.

Forum ini bertujuan untuk menyosialisasikan program kerja MPKS tahun 2026 sekaligus memperkuat sinergi antar-lembaga dalam mengembangkan layanan kesejahteraan sosial yang lebih berdampak.

Ketua MPKS PWM Jawa Timur, M. Himawan Sutanto, M.Si., menegaskan bahwa Rakorwil ini bukan sekadar pertemuan rutin. Ini adalah momen penyatuan visi seluruh unsur pelaksana layanan sosial persyarikatan.

“Penguatan koordinasi ini penting agar program kesejahteraan sosial Muhammadiyah dapat berjalan efektif, terukur, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat luas,” ujar Himawan.

Era Baru Digitalisasi LKS

Sorotan penting disampaikan oleh Wakil Ketua PWM Jawa Timur Bidang Kesejahteraan Sosial dan Pembinaan Angkatan Muda Muhammadiyah, Muh. Khoirul Abduh, M.Si. Ia menekankan urgensi profesionalisme dalam tata kelola amal usaha bidang sosial.

Menurutnya, LKS Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (seperti panti asuhan dan santunan) tidak bisa lagi dikelola dengan cara-cara konvensional semata. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci untuk meraih kepercayaan publik.

“Mulai periode ini, tata kelola LKS akan kita digitalisasi. Tujuannya agar semua potensi LKS dapat dengan mudah diakses oleh publik,” tegas Khoirul Abduh.

Ia menambahkan, tantangan masalah sosial ke depan menuntut pengelola LKS untuk terus meningkatkan kapasitas SDM, memperkuat manajemen, serta adaptif terhadap regulasi dan perkembangan teknologi.

Rangkaian Rakorwil diisi dengan pemaparan program kerja, diskusi panel, serta penyusunan rencana tindak lanjut (RTL). Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang solid untuk memperluas jangkauan dan kualitas pelayanan sosial Muhammadiyah di Jawa Timur. ***