November 1, 2025, oleh Humas Universitas

JAVASATU.COM Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) untuk menjadi penggerak ketahanan bangsa di berbagai bidang, mulai dari pangan, teknologi, hingga sosial kemasyarakatan.

Kapolri Hadiri Penutupan Tanwir IMM di UMM. (Foto: Ist/Javasatu.com)

Ajakan itu disampaikan Kapolri saat menghadiri penutupan Tanwir XXXIII IMM 2025 di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jumat (31/10/2025).

Acara bertema “Energi Kolektif untuk Negeri” ini dihadiri ribuan mahasiswa dan kader IMM dari berbagai daerah. Kehadiran Kapolri menjadi bentuk dukungan terhadap peran strategis mahasiswa dalam menjaga kemandirian dan ketahanan nasional di tengah tantangan global.

Mahasiswa Didorong Jadi Kekuatan Strategis Bangsa

Dalam sambutannya, Jenderal Sigit menegaskan pentingnya peran mahasiswa Muhammadiyah sebagai kekuatan moral dan intelektual bangsa. Ia menyebut generasi muda harus mampu menghadirkan solusi nyata atas berbagai persoalan nasional.

“Mahasiswa tidak boleh hanya jadi penonton. IMM harus menjadi penggerak, terutama dalam menjaga ketahanan bangsa melalui kreativitas, inovasi, dan kepedulian sosial,” ujar Kapolri.

Ia menambahkan, semangat kolaborasi antara mahasiswa dan institusi negara seperti Polri sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas dan memperkuat daya saing nasional.

Perkuat Sinergi Polri dan Mahasiswa

Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P.S. menuturkan, kehadiran Kapolri di tengah kader IMM menjadi simbol sinergi antara Polri dan generasi muda kampus dalam membangun semangat kebangsaan dan kedisiplinan sosial.