November 28, 2025, oleh

KLIKMU.CO – Suasana Wisuda Ke-120 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Kamis (27/11/2025) mencapai puncaknya ketika Ir Alfi Nurhidayat, Kepala Dinas PUPR Kota Batu sekaligus alumnus UMM, menyampaikan kisah perjuangan dan pesan inspiratif bagi para lulusan. Pidato Alfi menjadi pembuka yang menggerakkan para wisudawan untuk menatap dunia baru dengan keberanian dan keteguhan hati.
Dalam sambutannya, Alfi menyampaikan rasa syukur serta terima kasih atas kontribusi UMM dalam perjalanan hidup dan kariernya. Ia menegaskan pentingnya menjaga hubungan antarsesama alumni serta memberikan kontribusi terbaik bagi diri sendiri, kampus, dan masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa para wisudawan akan melangkah ke dunia nyata yang tidak selalu mudah, namun bekal keilmuan dari UMM akan menjadi modal penting untuk menghadapi setiap tantangan.
“Saya yakin semua wisudawan dan wisudawati bisa melampaui semua ujian itu dan bisa sukses,” ujarnya.
Alfi juga menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan orang tua dengan penuh penghargaan. Ia mengajak mereka menanamkan keyakinan bahwa perjalanan hidup tidak memiliki garis akhir karena setiap tahap senantiasa membuka peluang untuk belajar dan bertumbuh. Setiap capaian, lanjutnya, hanyalah jeda singkat sebelum langkah baru dimulai.
Sementara itu, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Prof Dr Thohir Luth MA turut memberikan apresiasi mendalam kepada UMM. Menurutnya, kampus ini telah menunjukkan pergerakan jihad fisabilillah melalui kerja keras, kerja cerdas, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan global.
Ia juga menyampaikan rasa bangga kepada para orang tua yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk ditempa menjadi generasi berilmu dan berakhlak.
Prof Thohir mengingatkan bahwa para wisudawan kini memasuki fase baru yang ia sebut sebagai “kampus tanpa tembok”, tempat rintangan hadir tanpa pola dan tanpa batas. Ia berpesan agar para lulusan menjaga integritas, martabat diri, serta menjadi pribadi shaleh dan shalehah yang membanggakan keluarga, bangsa, dan negara.
Di sisi lain, Rektor UMM Prof Dr Nazaruddin Malik MSi mengajak para wisudawan menjadikan momen wisuda sebagai waktu refleksi. Menurutnya, ukuran kehidupan bukanlah gelar semata, tetapi kontribusi yang diberikan kepada masyarakat. Sekecil apa pun bentuknya, yang penting memberi manfaat. Ia menekankan pentingnya profesionalitas dan kemampuan membawa diri di tengah masyarakat.
Prof Nazaruddin mengutip ucapan Andrew Grove, CEO Intel Corporation, “Only paranoid survive”, yang ia jelaskan sebagai sikap untuk terus mawas diri dan memperbaiki kekurangan demi menjaga amanah serta kepercayaan publik. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas ibadah adalah fondasi utama dalam menjaga integritas dan orientasi hidup.
(Wildan/AS)