February 19, 2026, oleh

RRI.CO.ID, Malang – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali berkolaborasi dengan masyarakat dalam pengembangan potensi lokal. Kolaborasi kali ini melalui pelatihan budidaya kopi di Desa Tlekung, Kota Batu. Pelatihan ini tak hanya membekali teknik budidaya, tetapi juga menumbuhkan harapan agar kopi lokal mampu menggerakkan ekonomi desa secara berkelanjutan sambil tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Program ini difokuskan pada pengembangan kopi endemik Srandil agar bisa menjadi komoditas unggulan lokal. Tim yang terdiri dari dosen dan mahasiswa UMM memberikan pelatihan teknis kepada anggota Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Sumber Makmur Sembada, mulai dari teknik grafting atau sambung pucuk hingga perbanyakan tanaman melalui stek untuk menghasilkan bibit kopi unggul yang lebih seragam dan adaptif terhadap kondisi lingkungan.
Tak hanya soal memperbanyak bibit, para petani juga diajak memahami pentingnya pemangkasan cabang kopi. Lewat praktik langsung di lapangan, mereka belajar bagaimana pemangkasan yang tepat dapat memperbaiki struktur tanaman, melancarkan sirkulasi udara, dan meningkatkan hasil panen.
Peserta juga dikenalkan dengan teknologi solar dryer, alat pengering tenaga surya yang dilengkapi sistem otomatisasi suhu dan kelembaban. Dengan alat ini, proses pengeringan biji kopi menjadi lebih stabil dan higienis, sehingga kualitas kopi tetap terjaga meski cuaca sedang tidak menentu.
“Kami ingin petani tidak hanya mampu menghasilkan bibit unggul, tetapi juga memahami teknik budidaya dan pascapanen yang baik agar kopi Srandil memiliki kualitas yang mampu bersaing,” ujar Ilmam Zul Fahmi selaku Ketua tim pengabdian, Selasa (18/02/2025).
Program ini menjadi langkah strategis untuk menjadikan kopi endemik Srandil sebagai identitas lokal sekaligus sumber ekonomi masyarakat melalui peningkatan keterampilan dan pemanfaatan teknologi tepat guna.