April 10, 2026, oleh

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Menjadi guru tidak lagi harus terkurung di ruang kelas lokal. FKIP Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kini membuka pintu lebar ke kancah dunia. Kampus ini berkomitmen membawa mahasiswanya menembus pasar kerja global.
Komitmen itu dibuktikan dalam Open House Internasional pada, Selasa (7/4). Acara ini dihadiri ratusan siswa SMA asal Malang. Menariknya, hadir pula siswa dari Attarkiah Islamiah Institute, Thailand. FKIP UMM tidak hanya menawarkan teori. Program unggulannya adalah Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Internasional. Lewat program ini, mahasiswa bisa praktik mengajar langsung di luar negeri.
Dekan FKIP UMM Prof. Dr. Moh. Mahfud Effendi, M.M., memberikan penegasan. Menurutnya, jejaring internasional kampus adalah investasi nyata bagi mahasiswa. “Jejaring ini bukan sekadar formalitas. Kami ingin dampak nyata. Mahasiswa kami sudah lama sukses mengajar di Thailand. Ini adalah bukti komitmen kami,” tegas Prof. Mahfud.
Selain pengalaman mengajar, UMM juga menawarkan “karpet merah” beasiswa. Koordinator Mobilitas Internasional IRO UMM, Very Kurnia Aditama, M.Pd., menjelaskan berbagai skema menarik. Ada beasiswa KNB, TIAS, hingga NAM Scholarship.
Namun, yang paling menggiurkan adalah beasiswa mandiri bernama UMM SUMMIT Scholarship. Beasiswa ini terbagi menjadi dua kategori utama. “Skema Kategori A sangat istimewa. Mahasiswa dibebaskan biaya kuliah penuh dan mendapat uang saku bulanan. Kami ingin memastikan akses pendidikan global menjadi lebih mudah,” kata Very.
Suasana acara berlangsung sangat interaktif. Siswa lokal dan siswa asal Thailand tampak asyik berdiskusi. Mereka mengikuti sesi diskusi, presentasi prodi, hingga berkeliling melihat fasilitas kampus (campus tour).
FKIP UMM sukses menciptakan simulasi dunia kerja internasional di dalam kampus. Melalui kegiatan ini, wawasan global para peserta diharapkan semakin terbuka. Langkah ini sekaligus memperkuat kerja sama pendidikan lintas negara di masa depan.(imm/lim)