August 8, 2025, oleh

Kebanggaan kembali menyelimuti Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) setelah delegasinya mencetak prestasi luar biasa dalam ajang Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI), akhir Juli lalu. Program berskala nasional ini diikuti oleh 30 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia. MCEBI mewujudkan tujuannya melalui serangkaian kegiatan strategis, mulai dari pelatihan intensif, klinik bisnis yang mendalam, hingga membuka peluang kerja sama yang luas dengan berbagai lembaga.
UMM mengirimkan dua tim terbaiknya ke kompetisi ini, masing-masing dengan fokus subjek yang berbeda namun sama-sama membawa inovasi segar. Tim Quailgreenfarm berfokus pada sektor budidaya, berhasil meraih juara 2 dalam kategori Best Business Plan (Proposal) berkat konsep bisnis yang matang dan prospektif. Tak berhenti di situ, mereka juga mengamankan posisi juara 2 untuk kategori Business Matching (Display Produk), menunjukkan keunggulan dalam inovasi produk, serta meraih juara 1 dalam kategori Best Video.
Deni, salah satu perwakilan tim Quailgreenfarm, berbagi insight mengenai keunikan proposal mereka yang menjadi kunci keberhasilan. Mereka mengusung konsep telur puyuh tinggi omega-3. Ini cara mereka menyoroti inovasi pada produk telur puyuh sehat yang dibudidayakan tanpa sentuhan bahan kimia berbahaya. Ia menambahkan bahwa solusi bisnis ini tidak hanya menawarkan telur puyuh omega-3 dengan harga terjangkau, tetapi juga menghadirkan pupuk organik tinggi NPK, membentuk ekosistem bisnis yang berkelanjutan dari hulu ke hilir.
Sementara itu, tim RoeLicious yang mengedepankan inovasi di sektor kuliner kemasan, juga tak kalah membanggakan dengan meraih juara 3 untuk kategori Best Business Plan (Proposal). Pencapaian kedua tim ini menegaskan komitmen UMM dalam mengembangkan potensi kewirausahaan mahasiswanya, mendorong mereka untuk berani berkreasi dan menghadirkan solusi bisnis yang relevan dengan dinamika pasar yang ada.
Deni juga tak lupa mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan dari pihak UMM. Menurutnya, dukungan penuh dari kampus UMM menjadi kunci dari kesuksesan saat ini. Mulai dari peran vital bimbingan dosen seperti Novi Puji Lestari, M.M., masukan konstruktif terkait display kemasan, serta strategi jitu yang dibagikan oleh mentor-mentor di UMM. Persiapan timnya sendiri melibatkan pematangan ide yang telah ada sejak lama, serta pembentukan tim multidisiplin dari fakultas peternakan, agribisnis, dan ekonomi guna melengkapi keahlian operasional, pemasaran, hingga manajemen keuangan.
Lebih dari sekadar raihan gelar juara, keberhasilan di MCEBI ini memberikan pengalaman berharga yang tak ternilai. Jaringan dan koneksi yang terjalin antar peserta, serta penemuan hal-hal baru selama proses kompetisi jadi modal penting dalam pengembangan diri mereka. Prestasi gemilang Quailgreenfarm dan RoeLicious di MCEBI diharapkan menjadi sebuah inspirasi dan pemicu semangat bagi mahasiswa UMM lainnya untuk terus berinovasi dan berani mengejar mimpi di kancah kewirausahaan. (ali/wil)