November 4, 2025, oleh Humas Universitas

KLIKMU.CO – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menghadirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat sekaligus mendorong digitalisasi di dunia e-commerce. Lewat karya bertajuk Structura “Bangun Bersama Kami”, mereka menghadirkan marketplace khusus bahan material konstruksi yang dapat diakses melalui situs www.structuraofficial.id dan Instagram @structura_id.

Ide pembuatan marketplace ini muncul secara tidak sengaja, namun berhasil diramu menjadi solusi untuk meningkatkan penjualan bahan bangunan secara digital. Inovasi tersebut bahkan berhasil lolos dalam ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVI Tahun 2025.

Ketua tim Structura, Afta Gita Muhammad, menjelaskan bahwa platform ini menonjolkan desain UI/UX yang sederhana dengan tampilan yang menyerupai toko bangunan. Menurutnya, Structura bukan sekadar marketplace, melainkan representasi “rumah digital” yang memberikan kenyamanan bagi pengguna.

“Ide awal Structura ini muncul karena salah satu anggota kami memiliki usaha toko bangunan yang sudah memiliki beberapa cabang di Malang dan Pasuruan. Dari situlah kami berpikir untuk melakukan digitalisasi toko bahan bangunan,” ujar Afta.

Dalam pengembangannya, tim Structura dibimbing oleh Immanuel Mu’ammal SE MM yang banyak memberikan masukan terkait strategi bisnis dan pengembangan produk. Tim ini mengalokasikan dana sekitar Rp8 juta untuk pembuatan website dan berhasil meraih omzet sekitar Rp10–12 juta per bulan. Selain melayani pembelian langsung, Structura juga menjadi supplier bagi toko-toko bangunan kecil di sekitar Malang dan Pasuruan.

Afta menambahkan, keunggulan Structura dibanding kompetitor lain terletak pada desain branding yang kekinian dan relevan dengan gaya hidup generasi muda. Pendekatan visual yang menyesuaikan karakter Gen Z menjadi daya tarik tersendiri, apalagi generasi ini kini mulai mandiri secara finansial dan memiliki minat besar terhadap renovasi rumah serta proyek kreatif.

“Kehadiran Structura di pasar digital membuka peluang baru di segmen e-commerce niche. Kami ingin menunjukkan bahwa marketplace juga bisa tampil menarik, mudah digunakan, dan sesuai kebutuhan generasi digital native,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, Afta berpesan bahwa keberanian untuk mencoba adalah langkah awal menuju kemajuan. “Lebih baik mencoba daripada tidak sama sekali. Kami berharap upaya ini bisa menjadi contoh bagi anak muda untuk ikut membangun daerah dan mendorong digitalisasi di berbagai sektor, baik swasta maupun pemerintahan,” tuturnya.

(Wildan/AS)