July 9, 2026, oleh Humas Universitas

Suasana kegiatan Brimedika Health Expo 2026. (Foto: Ist)

timesindonesia, MALANG Edukasi kesehatan tak lagi sekadar mendengarkan materi di ruang seminar. Melalui Brimedika Health Expo 2026, masyarakat diajak belajar secara langsung lewat konsultasi dengan tenaga medis, permainan edukatif, hingga talkshow.

Mengusung tema “Healthy Inside, Happy Outside”, kegiatan hasil kolaborasi mahasiswa Ilmu Komunikasi dari Tim Celavie, Program Studi Ilmu Komunikasi UMM, dengan RSU Brimedika Malang ini menjadi health expo mandiri pertama yang digagas rumah sakit tersebut.

Ajang ini merupakan implementasi mata kuliah Praktikum Public Relations 3 dengan fokus brand activation. Para mahasiswa merancang konsep experiential event yang tidak hanya memperkenalkan layanan rumah sakit, tetapi juga memberikan pengalaman nyata bagi masyarakat dalam memahami pentingnya menjaga kesehatan.

Peserta dapat mengunjungi empat booth layanan, yakni Poli Psikiatri, Poli Estetika, Poli Gizi, dan Medical Check Up. Di setiap stan, pengunjung memperoleh kesempatan berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan profesional sekaligus mengikuti beragam aktivitas edukatif.

Sesi talkshow kesehatan mental bersama dr. Yunatan Iko, Sp.KJ., menjadi salah satu agenda yang paling diminati. Ia menekankan bahwa kesehatan mental memiliki peran yang sama pentingnya dengan kesehatan fisik, serta mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi emosional dan tidak ragu mencari bantuan profesional saat dibutuhkan.

Ketua Pelaksana Brimedika Health Expo 2026, Halizaroh Zulqiah mengatakan, kegiatan tersebut mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh.

“Kami berharap Brimedika Health Expo 2026 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan fisik maupun mental serta memanfaatkan layanan kesehatan secara optimal,” ujar Halizaroh, Rabu (8/7/2026).

Salah satu peserta mengaku mendapatkan pengalaman baru dan lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan mental melalui kegiatan yang dikemas secara kreatif tersebut.

“Melalui kolaborasi ini, bisa menjadi bukti bahwa promosi kesehatan dapat disajikan secara inovatif, menyenangkan, dan lebih dekat dengan masyarakat,” ucapnya.(*)