April 28, 2026, oleh Humas Universitas

Babelinsight – Muhammadiyah resmi mengukuhkan posisi sebagai organisasi Islam dengan jumlah fakultas kedokteran terbanyak di dunia pada Senin (27/4/2026). Hingga tahun ini, organisasi yang berdiri sejak 1912 tersebut telah mengelola sedikitnya 23 Fakultas Kedokteran yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Data pencapaian ini didukung oleh infrastruktur besar yang mencakup 163 Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) serta 129 Rumah Sakit Muhammadiyah-’Aisyiyah (RSMA). Ekspansi institusi pendidikan ini merupakan perwujudan dari konsep tauhid fungsional dalam aksi nyata bidang sosial, sebagaimana dilansir dari Cahaya.

Ketua PP Muhammadiyah, Muhadjir Effendy, memberikan pernyataan mengenai posisi strategis organisasi dalam skala global terkait fasilitas pendidikan medis ini.

“jumlah tersebut menjadikan Muhammadiyah sebagai organisasi keagamaan dengan fakultas kedokteran terbanyak di dunia.” tegas Muhadjir Effendy, Ketua PP Muhammadiyah.

Seluruh fakultas kedokteran yang dikelola Muhammadiyah menerapkan model integrasi antara ruang kelas dan praktik lapangan di jaringan rumah sakit internal. Sejumlah program studi bahkan telah mendapatkan akreditasi unggul dan mulai merambah wilayah Indonesia Timur, termasuk rencana di Sorong, Papua Barat Daya.

Daftar Fakultas Kedokteran Muhammadiyah 2026
No Nama Perguruan Tinggi
1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD)
2 Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta
3 Universitas Muhammadiyah (UM) Gorontalo
4 Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ)
5 Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT)
6 Universitas Muhammadiyah (UNISMUH) Makassar
7 Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)
8 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI)
9 Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS)
10 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)
11 Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara (UMSU)
12 Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA)
13 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
14 Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT)
15 Universitas Muhammadiyah (UM) Metro
16 Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR)
17 Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang
18 Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA)
19 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)
20 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
21 Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari
22 Universitas Muhammadiyah (UM) Palu
23 Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA)

Secara filosofis, pengembangan ini didorong oleh visi kemajuan yang menyeimbangkan standar medis nasional dengan integritas moral. Kurikulum yang diterapkan tetap mengacu pada standar pendidikan kedokteran nasional untuk menghasilkan tenaga medis yang kompeten dan memiliki kepedulian sosial.