March 10, 2026, oleh

Malang (beritajatim.com) – Suasana dini hari di kawasan Kebalen Wetan Gang 8, Kota Malang, mendadak riuh dan semarak pada Minggu (8/3/2026). Ratusan warga mengikuti tradisi patrol sahur yang digelar Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bekerja sama dengan Gerakan Pemuda Kampung Kebalen Kota Lama (Gerpakkk).
Kegiatan bertajuk Sahur Bareng Gerpakkk ini tidak hanya sekadar membangunkan warga untuk makan sahur, tetapi juga menghadirkan pengalaman sahur istimewa dengan menu standar hotel bintang empat. Selain itu, warga juga mendapat fasilitas edukasi literasi di tengah pemukiman padat penduduk.
Lebih dari 300 warga dari berbagai usia antusias berkeliling kampung menyuarakan musik patrol. Warga Kebalen memiliki lagu patrol khusus yang menjadi identitas lokal dan diwariskan secara turun-temurun, sehingga menciptakan harmoni yang kompak saat mengiringi langkah para peserta.
Kepala Humas UMM Maharina Novia Zahro mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya kampus untuk lebih dekat dengan masyarakat sekaligus berkontribusi dalam pelestarian budaya lokal selama Ramadan.
“Kami ingin meramaikan budaya lokal. Selain ikut patrol, kami menghadirkan live cooking dengan menu dari hotel milik UMM, yaitu Rayz UMM Hotel. Semoga ini menjadi penyemangat warga untuk menjaga ibadah puasa,” ujarnya.
Salah satu daya tarik utama kegiatan ini adalah penyajian lebih dari 300 porsi hidangan sahur premium. Warga berkesempatan mencicipi masakan standar hotel bintang empat yang dimasak langsung di lokasi melalui konsep live cooking.
Sembari menunggu waktu imsak, warga juga disuguhi aktivitas literasi melalui kehadiran Mobil Kamis Membaca (KaCa) milik UMM. Perpustakaan keliling tersebut menyediakan ratusan koleksi buku bacaan yang dapat dinikmati anak-anak di lokasi kegiatan.
Koordinator Mobil KaCa, Hassanalwildan, menjelaskan bahwa armada literasi tersebut aktif berkeliling di berbagai daerah sebagai bagian dari rangkaian program Ramadan.
“Mobil KaCa aktif bergerak di berbagai titik, mulai dari agenda Ngabuburead di Gresik dan Merjosari, hingga Sahur on The Road bersama komunitas motor,” paparnya.
Kemeriahan acara juga dirasakan para ibu di kawasan Kebalen yang diajak mengikuti berbagai permainan interaktif dengan hadiah menarik berupa doorprize.
Salah satu pemuda setempat, Naufal Adnan, mengaku senang dengan kolaborasi antara kampus dan masyarakat tersebut. Menurutnya, kehadiran fasilitas kampus di tengah lingkungan perkampungan memberikan warna baru bagi tradisi Ramadan di wilayah tersebut.
“Sangat senang ada fasilitas lengkap seperti ini. Harapannya, UMM bisa terus berkolaborasi dengan komunitas-komunitas lain untuk membuat agenda unik, tidak hanya saat Ramadan saja,” pungkasnya. [dan/beq]