June 24, 2026, oleh

SekberNews.id-Pendaftaran ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang kecerdasan artifisial yang bertajuk Ekshibisi AI 2026 kini resmi dibuka. Proses pendaftaran ini akan berlangsung hingga tanggal 15 Juli mendatang. Kompetisi berskala nasional tersebut dapat diikuti oleh seluruh siswa tingkat SMA atau sederajat di Indonesia.
Informasi ini dilansir dari Detikcom berdasarkan panduan resmi yang telah diterbitkan. Buku Panduan Ekshibisi Kompetisi Kecerdasan Artifisial Bidang Sains Tahun 2026 SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat menyebutkan ajang ini menjadi wadah bagi siswa bertalenta. Ekshibisi Kompetisi Kecerdasan Artifisial (EKKA) 2026 disiapkan untuk menyaring calon peserta International Olympiad in Artificial Intelligence (IOAI) pada tahun berikutnya.
Pelaksanaan tahapan OSN Bidang AI ini bakal bergulir dalam tiga fase seleksi yang ketat. Tahap pertama berupa pra-seleksi yang bertujuan untuk menyaring 100 kontestan terbaik dari seluruh pendaftar.
Fase berikutnya adalah tahap seleksi lanjutan guna menjaring 30 finalis terbaik. Babak final nasional nantinya diselenggarakan bersamaan dengan agenda OSN Nasional 2026 pada 14 sampai 20 September 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang. Materi yang bakal diujikan pada kompetisi tahun ini mengacu pada bagian dari silabus lengkap IOAI. Seluruh materi mencakup aspek teori hingga kemampuan praktik kedirgantaraan kecerdasan artifisial.
Bidang pertama meliputi Pengetahuan dan Keterampilan Dasar. Konsep-konsep yang diujikan mencakup teori matematika, statistika, teori peluang, optimasi, serta kemampuan pemrograman dasar dengan menggunakan bahasa Python. Bidang kedua berfokus pada Teori dan praktik machine learning klasik. Bagian ini menguji analisis dan pengolahan data mendasar, feature engineering, supervised learning, unsupervised learning, hingga evaluasi dan validasi model machine learning.
Bidang ketiga membahas tentang Artificial neural network. Para peserta wajib memahami arsitektur JST, multilayer perceptron, algoritme pelatihan dan optimasi JST, fungsi aktivasi, serta metode regularisasi. Bidang keempat mempelajari materi Computer Vision (CV).
Topik pengujian di dalamnya mencakup dasar-dasar CV, proses konvolusi, teknik pooling, klasifikasi citra, deteksi obyek, segmentasi citra, dan konsep transfer learning. Bidang kelima atau materi terakhir berkaitan dengan Natural Language Processing (NLP). Kompetisi pada bidang ini akan menguji pemahaman mengenai pengambilan fitur seperti TF-IDF, embedding, dasar-dasar transformer atau attention, serta klasifikasi teks