January 14, 2026, oleh Humas Universitas

Malang, JurnalPost.com — Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan kegiatan Praktik Matakuliah Kajian Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) bertajuk “PGSD Active Day: Senam Ceria dan Olahraga Tradisional Nusantara”, yang berlangsung pada Jumat, 9 Januari 2026, bertempat di Atrium Begawan UMM.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran kontekstual pada mata kuliah Kajian Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, yang bertujuan menguatkan pemahaman mahasiswa terhadap pembelajaran PJOK yang aktif, menyenangkan, dan berakar pada kearifan lokal. Peserta kegiatan melibatkan mahasiswa PGSD angkatan 2023 yang menempuh matakuliah Kahian Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Serta mahasiswa angkatan 2024 yang sedang menempuh mata kuliah Inovasi Pembelajaran PJOK. Sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik di Laboratorium KeSD-an, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kompetensi mahasiswa dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran PJOK yang aktif, kontekstual, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik sekolah dasar.

Beragam aktivitas ditampilkan dalam kegiatan ini, mulai dari senam ceria hingga berbagai permainan olahraga tradisional Nusantara. Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai peserta, tetapi juga sebagai perancang dan pelaksana kegiatan, sehingga mampu mengintegrasikan aspek pedagogik, kreativitas, dan nilai budaya dalam praktik pembelajaran PJOK di sekolah dasar.

Dosen pengampu mata kuliah, Abd Muzakki, M.Pd. menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membekali calon guru SD dengan pengalaman autentik dalam mengelola pembelajaran PJOK yang inovatif dan inklusif. Melalui praktik langsung, mahasiswa diharapkan mampu memahami pentingnya aktivitas fisik yang menyenangkan serta relevan dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar.

PGSD UMM,

Sementara itu, Kaprodi PGSD UMM, Dr. Beti Istanti Suwandayani, M.Pd., menyampaikan bahwa PGSD Active Day menjadi wujud komitmen program studi dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga praktik nyata di lapangan. “Kegiatan ini mencerminkan visi PGSD UMM dalam menyiapkan calon guru yang sehat, kreatif, dan memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya bangsa,” ujarnya.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Kepala Laboratorium KeSD-an PGSD UMM, Ima Wahyu Putri Utami, M.Pd., yang menilai bahwa praktik pembelajaran berbasis aktivitas fisik dan budaya lokal merupakan langkah strategis dalam membangun kompetensi profesional mahasiswa PGSD. Menurutnya, kegiatan semacam ini penting untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pendidikan jasmani yang holistik dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.

Melalui PGSD Active Day, Prodi PGSD UMM berharap mahasiswa semakin siap menjadi pendidik yang mampu menghadirkan pembelajaran PJOK yang aktif, inovatif, serta berkontribusi pada penguatan karakter dan kesehatan peserta didik sejak usia dini.