April 30, 2026, oleh Humas Universitas

Retno Lestari Priansari Marsudi hadiri Wisuda ke-121 UMM. (Web/umm.ac.id)

Visinews.net – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menegaskan kiprah globalnya dengan resmi memperoleh mandat prestisius sebagai UNESCO Chair on Sustainable Water Ecosystem Sustainability of Indonesia 2026, pengakuan internasional atas komitmen kampus dalam keberlanjutan sumber daya air.

Capaian strategis ini mendapat apresiasi dari Utusan Khusus PBB untuk Isu Air, Dra. Retno Lestari Priansari Marsudi, LL.M., dalam Wisuda ke-121 UMM pada 28 April 2026, yang menilai langkah UMM sebagai kontribusi konkret terhadap agenda global.

Retno Marsudi, yang juga pernah menjabat Menteri Luar Negeri RI 2014–2024, menegaskan bahwa inisiatif UMM dalam pengelolaan ekosistem perairan tidak hanya berorientasi pada konservasi, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis air yang berkelanjutan.

Menurutnya, UMM membuktikan bahwa langkah-langkah kecil di tingkat lokal dapat menjadi bagian penting dari solusi global, dengan dorongan kuat pada inovasi ekosistem air yang berdampak langsung pada kesejahteraan publik.

Ia juga memaparkan kondisi krisis air dunia yang kian mengkhawatirkan akibat perubahan iklim, di mana sekitar 80–90 persen bencana dalam satu dekade terakhir merupakan banjir, serta kerugian ekonomi global pada 2024 mencapai 550 miliar dolar AS.

Selain itu, ancaman kekeringan diproyeksikan dapat memaksa hingga 700 juta penduduk dunia mengungsi pada tahun 2030, mempertegas urgensi aksi nyata.

Krisis ini mengancam ketahanan pangan global, mengingat sekitar 70 persen konsumsi air tawar digunakan untuk sektor pertanian.

Melalui penetapan UNESCO Chair ini, UMM diharapkan mampu mempercepat lahirnya inovasi teknologi efisiensi air, sistem daur ulang, serta pengembangan teknologi pendingin hemat air yang aplikatif.

Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., menyatakan bahwa capaian ini merupakan bentuk tanggung jawab moral perguruan tinggi kepada masyarakat luas.

Melalui penguatan Center of Excellence CoE, UMM mengintegrasikan pengelolaan air sebagai solusi strategis, termasuk pemanfaatan energi mikrohidro untuk mendukung keberlanjutan.***