April 7, 2026, oleh Humas Universitas

Setelah meraih akreditasi internasional IABEE, Prodi Informatika UMM berkomitmen mencetak lulusan berdaya saing global dan menguasai teknologi terkini. (Humas UMM/Klikmu.co)

KLIKMU.CO Langkah progresif dalam memperkuat kualitas akademik kembali ditorehkan oleh Program Studi (Prodi) Sarjana Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Pada tahun 2026, Prodi Informatika UMM resmi meraih capaian membanggakan berupa status Accredited dari lembaga akreditasi internasional The Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE) untuk disiplin Computer Science, Informatics, and similarly named programs.

Sertifikat bergengsi ini ditetapkan di Jakarta pada 31 Maret 2026, menegaskan bahwa penyelenggaraan pendidikan di UMM terus diarahkan pada standar mutu dunia yang terukur, relevan, dan berkelanjutan.

Ketua Program Studi Informatika UMM Dr Ir Agus Eko Minarno SKom MKom IPM menyampaikan bahwa dalam dunia pendidikan tinggi yang kian kompetitif, akreditasi IABEE memiliki makna jauh lebih dalam daripada sekadar penilaian formal atau pengesahan administratif.

“Pengakuan ini mencerminkan keseriusan institusi dalam membangun sistem pembelajaran yang berorientasi pada capaian lulusan, penguatan kurikulum, proses akademik yang konsisten, serta budaya evaluasi yang berkesinambungan,” jelas Agus.

Ia menekankan bahwa keberhasilan ini terwujud berkat kerja kolektif yang solid antara dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan dukungan penuh dari pimpinan universitas. Lewat capaian ini, mahasiswa dan calon mahasiswa diyakinkan bahwa proses pendidikan yang mereka jalani berada dalam ekosistem yang serius terhadap mutu.

Pencapaian strategis ini sejalan dengan visi besar universitas untuk terus melebarkan sayap di kancah internasional. Wakil Rektor IV UMM Muhamad Salis Yuniardi MPsi PhD menegaskan bahwa raihan akreditasi ini merupakan wujud nyata dari kapasitas Kampus Putih.

“Penghargaan di mana Teknik Informatika UMM mendapatkan akreditasi internasional IABEE ini, sekaligus menjadi bukti bahwa UMM siap bersaing di tingkat global,” tegas Salis.

Lebih lanjut, Salis mengingatkan bahwa esensi akreditasi bukan semata tentang gelar yang berhasil diraih, melainkan komitmen panjang untuk menjaga standar tersebut.

“Ke depannya, kita harus lebih semangat lagi membangun kemitraan strategis dengan berbagai negara. Kita harus berpikir keras, berinovasi, dan mengembangkan program-program positif agar lulusan UMM memiliki daya saing global, bukan hanya di tingkat nasional atau lokal. Akreditasi ini mendorong kita untuk berkontribusi bukan hanya bagi Indonesia, tetapi juga untuk dunia,” tambahnya.

Momentum penetapan akreditasi IABEE bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan pijakan awal sekaligus energi baru bagi Prodi Sarjana Informatika UMM. Ke depannya, peningkatan atmosfer akademik, pengembangan inovasi teknologi, serta perluasan kolaborasi akan terus diupayakan. Bagi alumni dan mitra industri, capaian ini memperkuat kepercayaan bahwa Informatika UMM terus berbenah secara sistematis untuk melahirkan lulusan yang berintegritas, menguasai keilmuan dengan matang, dan siap menjawab tantangan di era digital yang bergerak cepat.

(Faqih/AS)