“Pemberangkatan relawan ini merupakan bentuk komitmen Maharesigana UMM dalam merespon cepat bencana dan menghadirkan layanan yang dibutuhkan masyarakat terdampak. Kolaborasi dengan Universitas Brawijaya memperkuat kapasitas tim di lapangan agar bantuan dapat tersalurkan secara efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Indra menegaskan bahwa setiap relawan telah dibekali pelatihan dasar kebencanaan dan pembagian tugas yang jelas sesuai klaster layanan. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan relawan sekaligus optimalisasi dampak bantuan bagi masyarakat Padang.

Maharesigana UMM berharap kehadiran tim gabungan ini dapat membantu proses pemulihan awal, meringankan beban korban bencana, serta memperkuat solidaritas kemanusiaan lintas kampus. Organisasi juga terus membuka ruang koordinasi dengan berbagai pihak guna mendukung keberlanjutan respon kebencanaan di wilayah terdampak. (rilis andi maharesigana)