December 3, 2025, oleh Humas Universitas

KLIKMU.CO – Santri Pondok Pesantren Internasional Abdul Malik Fadjar (PPI AMF) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam ajang Muhammadiyah Education Conference and Festival (ME Confest) 2025 yang digelar di Sidoarjo pada 29–30 November lalu, mereka berhasil membawa pulang sejumlah penghargaan dari berbagai kategori lomba.

ME Confest 2025 mengusung tema Ekspresi, Kolaborasi, dan Kepeloporan Generasi Berkemajuan dan diikuti lebih dari 4.000 peserta dari sekolah Muhammadiyah se-Jawa Timur dan Bali, mulai jenjang SD hingga SMA. Prestasi ini menjadi bukti kualitas pembinaan PPI AMF dalam mencetak generasi yang kompetitif dan percaya diri.

Wakil Kepala SMP–SMA AMF Bidang Kesiswaan, Iqbal Alfian Rusydi, mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian tersebut. Dari enam kategori lomba yang diikuti, empat di antaranya berhasil meraih prestasi. Rinciannya yaitu: Juara 2 Tapak Suci Kategori Tunggal Tangan Kosong SMP oleh Rabbani Kaffatan Hasan; Juara 3 Bulu Tangkis Ganda Putra SMP oleh Abyan Agha Alghifari dan Dzabdan Arkananta Nasrullah; Special Award Kreator Konten SMP oleh Delisa Anandita Rachman, Berlian Rigana Kasih, dan Honey Azzahra Ratu Anggra; serta Special Award Mendongeng SMP oleh Mumtaz Hanin Nabilah.

Iqbal menjelaskan bahwa peserta dipilih melalui seleksi internal. Sebagian merupakan para juara Bulan Bahasa dan Sastra 2025, sementara lainnya direkomendasikan oleh pembina dan pelatih. Setelah seleksi, mereka menjalani pelatihan intensif selama sebulan. Untuk kategori mendongeng, sekolah bahkan menyiapkan properti khusus sebagai penunjang penampilan. Iqbal berharap prestasi santri terus meningkat pada ajang-ajang yang lebih tinggi.

Salah satu peraih prestasi, Rabbani Kaffatan Hasan, mengaku sangat senang meraih Juara 2 Tapak Suci Kategori Tunggal Tangan Kosong. Capaian itu sesuai dengan target pribadinya. “Target saat itu juara satu atau dua,” ujar santri yang akrab disapa Kaffa itu.

Menariknya, Kaffa baru mulai menekuni Tapak Suci setelah masuk PPI AMF. Saat SD, ia tidak pernah mengikuti bela diri tersebut. Namun berkat ketekunan dan minat besar, ia cepat menguasai teknik dasar hingga akhirnya dipercaya mewakili sekolah di ME Confest 2025. Meski sempat gugup, ia mampu mengatasinya dengan doa dan selawat. Kaffa pun membawa pulang piala, sertifikat, uang pembinaan, dan boneka Tapak Suci.

Kebahagiaan juga dirasakan tim kreator konten: Delisa Anandita Rachman, Berlian Rigana Kasih, dan Honey Azzahra Ratu Anggra. Mereka tidak menyangka videonya mendapat perhatian juri. “Senang banget. Dari sekian peserta, kita masuk 10 besar se-Jawa Timur dan Bali,” ujar Honey.

Konten yang mereka buat menampilkan profil sekolah, program unggulan, suasana PPI AMF, serta pesan motivasi. Pengambilan gambar dilakukan di beberapa titik pondok, seperti resepsionis, lapangan, asrama, lorong kelas, dan halaman sekolah. Mereka berharap bisa terus berkompetisi dan meraih prestasi lebih tinggi.

Berbagai capaian tersebut menjadi bukti komitmen PPI AMF dalam memfasilitasi minat dan bakat para santri serta mendorong mereka tampil percaya diri di ajang kompetisi tingkat daerah maupun nasional.

(Wildan/AS)