April 14, 2026, oleh Humas Universitas

KORANMANADO – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) akan memberikan apresiasi kepada aktivis kampus melalui skema beasiswa khusus dan pengakuan sebagai mahasiswa berprestasi, yang diumumkan pada Sabtu, 4 April 2026. Langkah ini bertujuan untuk mengubah pandangan terhadap kegiatan organisasi mahasiswa (Ormawa) di lingkungan kampus.

Rencana ini muncul dalam forum Dialektika Kampus Putih yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UMM di Convention Hall Sengkaling Kuliner. Keputusan ini mencerminkan komitmen UMM untuk mendukung mahasiswa yang aktif dalam kegiatan BEM, Senat, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), hingga Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Wakil Rektor III UMM, Nur Subeki, menegaskan bahwa kontribusi mahasiswa dalam organisasi kampus adalah aset berharga bagi universitas. Laman UMM melaporkan bahwa universitas sedang mematangkan mekanisme beasiswa khusus bagi mahasiswa aktivis, yang diharapkan dapat mendukung mereka secara finansial dan akademis. Keaktifan mahasiswa dalam organisasi akan dikategorikan sebagai prestasi.

Presiden Mahasiswa UMM, Wahyuddin Fahrurrijal, menyambut baik kebijakan ini. Ia melihatnya sebagai solusi untuk mengatasi dilema mahasiswa dalam membagi waktu dan sumber daya antara kuliah, akademik, dan tanggung jawab organisasi. Wahyuddin yakin bahwa minat mahasiswa dalam berorganisasi akan meningkat dengan adanya dukungan beasiswa, karena berorganisasi mengembangkan soft skill yang tidak didapatkan di kelas.

Perwakilan UKM, Siti Aminah, merasa lega dengan kebijakan ini karena peran aktivis yang selama ini kurang diapresiasi akhirnya mendapatkan pengakuan yang setara. Siti merasakan bahwa selama ini peran aktivis sering dianggap ‘pejuang di balik layar’. Dengan adanya kategori mahasiswa berprestasi bagi aktivis, mereka merasa dihargai, membuktikan bahwa UMM melihat prestasi secara luas, tidak hanya dari nilai akademik.

Dengan dukungan beasiswa dan pengakuan resmi, para aktivis UMM diharapkan akan tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang memiliki kemandirian dan integritas tinggi. Kebijakan ini merupakan upaya UMM untuk memberikan penghargaan lebih kepada para aktivis kampus, yang dilansir dari Edukasi.