April 21, 2026, oleh

UMM mengembangkan Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) sebagai upaya membangun ekosistem wisata kuliner halal di lingkungan kampus. (Humas UMM/Klikmu.co)
KLIKMU.CO – Ketenangan batin saat menyantap hidangan kini menjadi prioritas utama di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Sebagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) terbaik se-Indonesia, Kampus Putih terus memperkuat identitasnya sebagai kampus Islami melalui inisiasi Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS).
Ketua Pusat Studi Penelitian dan Pengembangan Produk Halal (PS-P3H) UMM Prof Anis Saati menegaskan bahwa Zona KHAS hadir untuk menjamin setiap suapan yang dikonsumsi civitas akademika dan tamu kampus telah memenuhi standar syariat sekaligus prosedur higienitas yang ketat.
“Kami ingin memastikan ketenangan batin bagi siapa pun yang berkunjung. Melalui Zona KHAS, kualitas gizi dan keamanan pangan terjaga, sementara ekosistem wisata halal di lingkungan kampus semakin kuat,” ujarnya.
Sementara itu, Prof Warkoyo saat membuka acara menyatakan bahwa rintisan ini merupakan komitmen jangka panjang. Persiapan telah dimulai sejak delapan bulan lalu melalui serangkaian workshop bagi pelaku UMKM kantin dan pendampingan sertifikasi halal untuk tiga dapur hotel milik UMM.
Dekan Fakultas Pertanian Peternakan UMM itu menyebutkan bahwa untuk tahap awal, terdapat tiga titik prioritas yang akan menjadi pilot project, yakni Kantin Fakultas Teknik di GKB III, Kantin Asri, dan kantin Rumah Sakit UMM. Ke depannya, program ini akan diperluas hingga ke area GKB I dan kawasan wisata Sengkaling.
Di sisi lain, Ketua Program Dr Asmah Hidayati menjelaskan bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan pelatihan Sertifikasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi para pengelola kantin. Tak hanya itu, pengecekan kualitas air dan pengujian sampel makanan dari bahan tambahan berbahaya seperti boraks dan formalin juga akan dilakukan secara berkala.
Targetnya, sekitar 25 tenant kuliner di area prioritas akan segera tersertifikasi. Jika seluruh tahapan berjalan lancar, Zona KHAS UMM dijadwalkan akan diluncurkan secara resmi oleh Gubernur Jawa Timur dalam kurun waktu 2 hingga 4 bulan ke depan.
Melalui rintisan ini, UMM tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi pelaku usaha lokal, tetapi juga memantapkan posisinya sebagai pionir kampus yang menyediakan ekosistem halal yang profesional dan penuh keberkahan.
(Faqih/AS)