May 23, 2026, oleh Humas Universitas

Suasana pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 di Universitas Muhammadiyah Malang. (Humas UMM/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali resmi ditunjuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebagai tuan rumah Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SMA tahun 2026. Kepercayaan untuk kedua kalinya ini diberikan berkat rekam jejak Kampus Putih yang dinilai sukses menghadirkan fasilitas dan atmosfer akademik berstandar dunia pada penyelenggaraan sebelumnya.

Keputusan Kemendikdasmen kembali menggandeng UMM telah melalui serangkaian proses evaluasi dan kurasi ketat. Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Dr Maria Veronica Irene Herdjiono SE MSi memaparkan bahwa pemerintah menyoroti kesiapan infrastruktur fisik, kelengkapan fasilitas laboratorium tingkat tinggi, serta profesionalitas kerja panitia lokal.

Lebih dari itu, langkah strategis ini diambil untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik SMA dalam merasakan atmosfer pembelajaran di perguruan tinggi unggul. Kepuasan terhadap ekosistem belajar UMM tersebut bahkan diamini langsung para dewan juri yang sebagian besar merupakan guru besar dan penilai olimpiade kaliber internasional.

“Review dari para juri yang ada, mereka mengatakan bahwa tahun lalu ini adalah OSN yang terbaik karena diadakan di tempat yang atmosfer akademiknya benar-benar terasa,” jelas Maria pada Rabu (20/5/2026).

Berbicara mengenai skala kompetisi, OSN 2026 di UMM dipastikan berlangsung sangat kompetitif. Ajang prestisius ini akan mempertemukan sekitar 600 siswa berprestasi dari seluruh Indonesia yang berhasil menyisihkan lebih dari 946 ribu pendaftar pada tahapan seleksi daerah.

Menyadari besarnya potensi para peserta, Puspresnas tahun ini juga merancang terobosan edukatif agar siswa tidak hanya fokus menghadapi ujian keilmuan. Di sela jadwal kompetisi, peserta akan dilibatkan dalam program baru bertajuk “Bina Talenta Indonesia Kolaboratif”. Program tersebut difokuskan pada penguatan jejaring, kolaborasi, dan kecerdasan emosional peserta.

“Anak-anak lintas bidang ilmu, lintas daerah, dan sekolah akan kita buatkan suatu program kolaborasi untuk memperkuat kemampuan problem solving mereka melalui OSN ini yang nantinya diselenggarakan di UMM,” ungkapnya.

Perhelatan OSN 2026 di lingkungan UMM diharapkan tidak sekadar menjadi ajang seremonial pemberian medali, melainkan menjadi kawah candradimuka bagi generasi emas Indonesia. Kolaborasi strategis antara Kemendikdasmen dan UMM ini membawa pesan bahwa institusi pendidikan harus terus berinovasi dalam menyiapkan pemimpin masa depan.

Melalui kompetisi berstandar tinggi di UMM tersebut, nantinya akan diseleksi delegasi-delegasi terbaik yang siap mengharumkan nama Indonesia pada olimpiade sains tingkat dunia.

“Harapannya adalah hasil anak-anak juara ini benar-benar layak dan kompetitif untuk bisa lanjut di ajang internasional dengan hasil yang terbaik,” pungkasnya.

(Faqih/AS)