July 6, 2026, oleh Humas Universitas

UMM

MAKLUMAT — Program Studi Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menutup rangkaian Center of Excellence (CoE) Kelas Profesional Pemberdayaan Masyarakat Batch 3 melalui kegiatan bertajuk Gen Z Talk Social Campaign di Nakoa Cafe, Malang, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan ini menjadi penutup proses pembelajaran yang selama beberapa bulan membekali mahasiswa dengan pengalaman praktik pemberdayaan masyarakat. Sejumlah pimpinan universitas, dosen, mitra CoE, mahasiswa, hingga masyarakat umum hadir dalam kegiatan tersebut.

“Program CoE menjadi salah satu bentuk komitmen UMM dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik sekaligus keterampilan profesional,” kata Wakil Rektor IV UMM Muhamad Salis Yuniardi.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tidak hanya mengikuti seremoni penutupan. Forum itu juga menjadi ruang diskusi yang mempertemukan akademisi, praktisi, mitra, dan mahasiswa untuk membahas peran Generasi Z dalam menjawab berbagai persoalan sosial.

Salis menyebut bahwa kolaborasi bersama mitra akan memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa untuk memahami dinamika masyarakat dan tantangan di dunia kerja.

Melalui pendekatan berbasis praktik, mahasiswa didorong mengembangkan kemampuan bekerja sama sekaligus merancang solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Direktur CoE UMM Achmad Fauzan Hery Soegiharto menilai penyelenggaraan Batch 3 menunjukkan sinergi yang semakin kuat antara universitas, program studi, dan mitra.

Baca Juga  Wujudkan Agrowisata Mandiri, UMM Kembangkan Teknologi Budidaya Pisang dan Melon di Desa Sumbergedang

“CoE tidak hanya menghasilkan lulusan yang siap bekerja, tetapi juga melahirkan individu yang memiliki kemampuan berkolaborasi, berpikir kritis, dan mampu memberikan solusi terhadap persoalan sosial di masyarakat,” ujarnya.

Tema Gen Z Talk Social Campaign dipilih karena dinilai dekat dengan karakter Generasi Z yang akrab dengan teknologi digital.

Senada, Dekan FISIP UMM Fauzik Lendriyono mengatakan mahasiswa memiliki peluang besar memanfaatkan media digital untuk menggerakkan kampanye sosial yang membawa manfaat bagi masyarakat, bukan sekadar menarik perhatian di ruang digital.

Selama mengikuti CoE Batch 3, mahasiswa juga menjalani pendampingan bersama mitra, mengikuti pelatihan, praktik lapangan, hingga menyusun proyek pemberdayaan masyarakat.

Dalam kegiatan penutupan, mereka mempresentasikan pengalaman dan gagasan yang lahir selama program berlangsung. Diskusi mengangkat berbagai isu yang dekat dengan kehidupan Generasi Z, seperti kesehatan mental, pemberdayaan komunitas, kepedulian sosial, dan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

Rangkaian acara diawali dengan closing ceremony, dilanjutkan sesi Talking Social Enterprise yang disertai penandatanganan kerja sama dengan Vernon Edu. Kegiatan kemudian berlanjut dengan talk show hasil magang CoE, pemutaran video, hingga prapeluncuran buku Life Cycle CSR yang ditulis bersama mahasiswa dan mitra CoE Filantra.

Baca Juga  Haedar Nashir Resmikan MentariMu Mart di UMM, Simbol Baru Dakwah Ekonomi Muhammadiyah

Forum itu sekaligus memperkuat jejaring antara perguruan tinggi, mitra, dan masyarakat dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa.

“Harapannya, mahasiswa Kesejahteraan Sosial mampu menjadi pelopor kampanye sosial yang tidak hanya viral, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas Fauzik.

*) Penulis: M Habib Muzaki