May 7, 2026, oleh

MALANG POSCO MEDIA, FUZHOU – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus mempertegas posisinya sebagai kampus Islam kelas dunia melalui langkah strategis di kancah internasional. Melalui Pusat Pendampingan dan Pengembangan Halal (PS. P3Halal), Kampus Putih resmi menjalin kolaborasi dengan Fuyao University of Science and Technology (FYUST) Cina. Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan produk halal-thoyyib serta inovasi pangan sehat guna menjawab tantangan global.
Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan langsung di kampus FYUST oleh Kepala PS. P3Halal UMM, Prof. Dr. Ir. Elfi Anis Saati, MP., bersama Dekan sekaligus representasi Yayasan FYUST, Giong Lin, pada Rabu (22/4).
Dalam sambutannya, Prof. Elfi menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan respons proaktif terhadap visi besar Indonesia. ”Langkah ini adalah upaya kita mendukung target Indonesia menjadi pusat kepemimpinan halal dunia pada tahun 2026. Apalagi dengan proyeksi pasar halal global yang mencapai US$ 9 triliun di tahun 2030, UMM harus mengambil peran sentral,” ujar Prof. Elfi.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sinergi ini melampaui batas-batas akademik konvensional. “Kerja sama ini adalah wujud nyata dari semangat Muhammadiyah Berkemajuan. Kami tidak hanya mengejar peringkat akademik, tetapi mengimplementasikan konsep ‘Kampus Berdampak’ yang digagas Kemdiktisaintek. UMM hadir melintasi batas negara untuk memberikan solusi inovatif, khususnya dalam memperkuat daya saing produk halal kita di pasar global,” tegasnya kembali.
Dalam kunjungan tersebut, delegasi UMM juga meninjau fasilitas laboratorium canggih milik FYUST yang tengah fokus pada deteksi titik kritis kehalalan, seperti pengujian DNA babi dan kadar etanol. Menanggapi kesamaan fokus riset tersebut, Prof. Elfi menjelaskan bahwa UMM membawa portofolio riset yang sangat relevan, termasuk pengembangan suplemen anti-mikroplastik dari pigmen ubi jalar ungu untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
”Fokus riset FYUST pada polifenol dan umbi-umbian sangat selaras dengan apa yang dikembangkan oleh tim ahli kami di Malang. Sinergi riset pangan fungsional dan bahan bioaktif ini akan melibatkan pakar-pakar hebat UMM seperti Prof. Damat, Prof. Warkoyo, hingga tim kedokteran kami untuk memastikan produk yang dihasilkan benar-benar sehat dan halal,” tambah Prof. Elfi.
Menutup keterangannya, ia membocorkan rencana jangka panjang dari kolaborasi ini yang mencakup pengembangan kosmetik halal hingga pendampingan sertifikasi bagi industri di Cina. “Puncaknya, kami membidik pembentukan lembaga sejenis Lembaga Pemeriksa Halal Luar Negeri di kampus FYUST. Tujuannya agar ekosistem halal di sana nantinya memiliki standar yang sama dengan regulasi di Indonesia,” pungkasnya. (imm/udi)