Voting pada resolusi DK PBB soal Suriah (http://dunia.vivanews.com) |
VIVAnews - Sekretariat ASEAN di Jakarta menyatakan kesiapannya untuk memberikan bantuan kepada Filipina yang mengalami bencana gempa siang tadi. Sebanyak 13 orang tewas akibat bencana ini, puluhan lainnya masih hilang.
Sekretaris Jenderal ASEAN, Surin Pitsuwan, dalam pernyataannya, Senin, 6 Februari 2012, menyatakan belasungkawanya terhadap para korban tewas. Dia mengatakan bahwa ASEAN melalui lembaga ASEAN Humanitarian Assistance (AHA) Centre akan terus memantau Filipina pasca bencana.
"ASEAN siap memberikan bantuan kepada Filipina. Kami terus memantau dari dekat situasi yang berkembang, dan saya yakin seluruh anggota ASEAN, begitu juga dengan para mitra wicara, siap untuk membantu jika diperlukan," kata Surin.
Gempa berkekuatan 6,8 Skala Richter mengguncang Filipina sekitar pukul 11 siang tadi. Menurut Dewan Pengendalian Risiko Bencana Nasional Filipina, pusat gempa terletak dekat wilayah Tayasan di Pulau Negros Oriental. Wilayah di dekatnya, yaitu Negros Occidental, Pulau Panay, wilayah Visayas, Bicol, dan Pagadian di Mindanao juga merasakan getarannya.
Dilaporkan, terjadi lebih dari 40 gempa susulan setelahnya. Gempa memicu longsor di berbagai tempat. Korban tewas kebanyakan tertimbun longsor dan reruntuhan rumah mereka. Selain 13 tewas, sebanyak 29 warga di Guihulngan masih hilang. (hp).