Dosen Komunikasi UMM Soroti Kasus Etik Media Siber di Malang, Lemahnya Verifikasi hingga Praktik Opini Menghakimi

JATIMTIMES – Rentetan kasus pelanggaran kode etik jurnalistik yang menjerat ratusan media siber di tanah air sepanjang tahun 2025 lalu memicu sorotan di tingkat regional. Praktik media siber tidak profesional di wilayah Malang Raya turut menjadi perhatian praktisi hingga akademisi. Sebelumnya, tokoh pers nasional dari Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) Nurcholis MA Basyari mengingatkan urgensi penerapan jurnalisme berkualitas akibat maraknya pengaduan masyarakat. Pengaduan sengketa pemberitaan yang masuk ke meja komisi pengaduan Dewan Pers meroket tajam hingga menyentuh angka 1.286 kasus. “Dominasi aduan terhadap media siber ini menjadi refleksi bersama bahwa penetrasi informasi di ruang digital berjalan sangat masif, namun sayangnya sering kali tidak dibarengi dengan kepatuhan yang ketat terhadap pilar-pilar dasar jurnalistik,” ujar Nurcholis MA Basyari dalam paparan materi Journalism Fellowship On CSR 2026 Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP), belum lama ini. Menurut dia, melesatnya angka aduan ini di satu sisi menjadi alarm keras bagi para pengelola media digital di daerah, untuk segera membenahi standardisasi kompetensi para jurnalisnya di lapangan. Di wilayah Malang Raya, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Abdi Purmono, membeberkan bahwa potret buruk jurnalisme lokal berkorelasi langsung dengan tingginya angka aduan pelanggaran etik di tingkat nasional. Bahkan, tercatat hampir 90 persen laporan sengketa yang masuk ke meja aduan berkaitan dengan tudingan pencemaran nama baik yang kerap kali langsung diseret oleh pelapor ke ranah Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). “Hampir 90 persen laporan ke Dewan Pers itu pasti temanya pencemaran nama baik, Undang-Undang ITE. Rata-rata itu. Karena media online dianggap oleh para pelapor layak dikenakan dengan Undang-Undang ITE karena dia formatnya online,” ungkap Abdi Purmono saat dikonfirmasi, Selasa (7/7/2026). Menurut Abdi, tingginya angka jeratan hukum ini dipicu oleh tiga pelanggaran pilar utama yang sangat mendasar, yakni masalah independensi, ketidakakuratan data, hingga masifnya produk berita yang mencampurkan fakta dengan opini yang menghakimi. Pola kerja hit and run tanpa disiplin verifikasi dan tanpa konfirmasi (cover both side) ini dinilai merusak ekosistem media siber lokal yang tengah berjuang membangun kepercayaan publik. Situasi di lapangan kian pelik karena aparat penegak hukum di tingkat lokal disinyalir masih sering keliru dalam memetakan regulasi. Abdi mengungkapkan, pihak kepolisian kerap kali menyamakan urusan administratif legalitas perusahaan pers dengan substansi produk jurnalistik yang dihasilkan, sehingga menganggap media yang belum berbadan hukum otomatis menghasilkan berita ilegal. “Nggak bisa seharusnya bilang kalau belum berbadan hukum kemudian menganggap beritanya juga ilegal, itu keliru. Itu dua hal yang berbeda. Urusan administrasi dengan urusan substansinya tuh udah beda sekali. Itu masih karya jurnalistik, jadi harus diserahkan kepada Dewan Pers untuk diselesaikan,” tegasnya. Lebih jauh, Abdi membongkar pelanggaran berat lain berupa praktik opini menghakimi yang kini tidak hanya tertuang dalam bentuk narasi tekstual, melainkan sudah merambah pada manipulasi visual. Oknum media siber abal-abal di Malang Raya diketahui kerap menyunting foto narasumber secara tidak etis dengan menutup bagian mata menyerupai format buronan demi memperkuat kesan bersalah. “Foto dimasukkan dalam berita, wajah ditempel, matanya ditutup hitam. Kan DPO, kayak wanted gitu loh. Itu enggak boleh, sudah menghakimi. Sudah menghakimi lewat kata dan kalimat, narasi, juga menghakimi melalui penggunaan foto,” cetus pria yang juga jurnalis senior Tempo itu. Pria yang juga aktif sebagai ahli pers perwakilan Dewan Pers itu juga mengendus adanya pola kerja sindikasi terorganisir yang sengaja menyasar instansi publik hingga sekolah-sekolah di Malang Raya. Polanya, satu produk berita tendensius yang dibuat tanpa proses verifikasi akan disebarluaskan secara serentak ke puluhan situs jejaring dengan isi, judul, hingga foto yang sama persis. Uniknya, basis utama atau home base dari jaringan media abal-abal tersebut mayoritas terlacak berada di luar Jawa Timur, seperti di Sumatra dan Palembang. Menyikapi gurita sindikasi tersebut, masyarakat maupun pejabat publik yang merasa dirugikan diimbau tidak perlu takut dan didorong untuk mengoptimalkan penggunaan hak jawab. Jika media yang bersangkutan menolak menayangkan hak jawab, rekomendasi dan putusan sidang Dewan Pers dapat disebarluaskan ke media sosial sebagai sanksi moral sekaligus edukasi bagi publik. Kendati diterpa maraknya praktik media tidak profesional dari luar daerah, Abdi menilai indeks profesionalisme jurnalisme di Malang Raya secara umum masih berada di level sedang. Angka kepatuhan terhadap peraturan Dewan Pers serta pemahaman regulasi di kalangan jurnalis lokal Malang tercatat jauh lebih terbuka dan lebih baik jika dibandingkan dengan dinamika pers di beberapa daerah lain. “Penerapan jurnalisme yang berkualitas dan profesional tetap harus diutamakan,” imbuhnya.

Wamen P2MI Resmikan Migrant Center UMM, Perkuat Kesiapan Lulusan Menembus Pasar Kerja Global

kp2mi – MALANG, Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla meresmikan Migrant Center Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Selasa (7/7/2026). Kehadiran pusat layanan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang mampu bersaing di pasar kerja internasional. Peresmian dilakukan dalam rangkaian Wisuda Universitas Muhammadiyah Malang dan dihadiri Rektor UMM beserta jajaran pimpinan universitas, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMM, jajaran Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Jawa Timur, civitas akademika, serta ribuan wisudawan dan tamu undangan. Dalam sambutannya, Wamen Dzulfikar menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja global. Menurut dia, Migrant Center di lingkungan kampus diharapkan menjadi pusat layanan yang menyediakan informasi, edukasi, pendampingan, hingga pengembangan kompetensi bagi mahasiswa dan alumni yang ingin berkarier di luar negeri melalui jalur yang aman, legal, dan sesuai ketentuan. “Perguruan tinggi harus menjadi institusi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Migrant Center merupakan langkah strategis untuk menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi global sekaligus memastikan mereka memahami prosedur bekerja ke luar negeri secara aman dan terlindungi,” ujar Dzulfikar. Ia menjelaskan, meningkatnya kebutuhan tenaga kerja terampil di berbagai negara akibat perubahan struktur demografi dunia menjadi peluang yang perlu dimanfaatkan Indonesia. Bonus demografi yang dimiliki saat ini, kata dia, harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguasaan kompetensi, sertifikasi profesi, kemampuan berbahasa asing, serta pemahaman mengenai tata kelola penempatan pekerja migran yang profesional. Melalui Migrant Center, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia bersama Universitas Muhammadiyah Malang akan mengembangkan berbagai program kolaboratif. Program tersebut meliputi sosialisasi peluang kerja di luar negeri, layanan konsultasi karier internasional, pelatihan kesiapan kerja, peningkatan kompetensi bahasa asing, sertifikasi profesi, hingga edukasi mengenai migrasi yang aman. Wamen Dzulfikar mengatakan, keberadaan Migrant Center juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan mitra internasional dalam mendukung penempatan pekerja migran Indonesia yang profesional, kompeten, dan memperoleh pelindungan sejak sebelum keberangkatan. Menurutnya, penguatan ekosistem pelindungan pekerja migran tidak hanya dilakukan saat proses penempatan, tetapi harus dimulai sejak masa persiapan di bangku kuliah. Dengan pendekatan tersebut, lulusan perguruan tinggi memiliki peluang yang lebih besar untuk berkarier di tingkat internasional sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia. Peresmian Migrant Center Universitas Muhammadiyah Malang menjadi bagian dari komitmen Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dalam memperluas kemitraan dengan perguruan tinggi di berbagai daerah. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat transformasi tata kelola pelindungan pekerja migran Indonesia yang lebih adaptif, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kualitas talenta nasional.*

Wamen Dzulfikar : AI Ubah Dunia Kerja, Lulusan Kampus Harus Adaptif dan Berkarakter

Malang – Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla, mengajak lulusan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk siap menghadapi perubahan dunia kerja yang dipicu perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Menurutnya, penguasaan teknologi, kompetensi global, dan karakter yang kuat menjadi bekal utama agar mampu bersaing di tingkat internasional. Pesan tersebut disampaikan Dzulfikar saat memberikan orasi ilmiah dalam Wisuda Universitas Muhammadiyah Malang yang dihadiri ribuan wisudawan, sivitas akademika, serta sejumlah pejabat dan tokoh nasional. “Dunia yang dihadapi lulusan hari ini berbeda secara total dibandingkan satu hingga dua dekade lalu. Karena itu, kemampuan beradaptasi menjadi kunci agar tetap relevan di tengah perubahan yang berlangsung sangat cepat,” kata Dzulfikar di UMM, Selasa 7 Juli 2026. Ia mengatakan, perkembangan AI telah mengubah pola kerja di berbagai sektor sekaligus melahirkan tantangan dan peluang baru. Karena itu, lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik, tetapi juga harus memiliki daya lenting (resilience), kreativitas, fleksibilitas, dan kemauan belajar sepanjang hayat. Menurut Dzulfikar, Indonesia memiliki peluang besar untuk menempatkan tenaga kerja terampil di pasar global. Sejumlah negara maju saat ini menghadapi fenomena aging population yang mendorong meningkatnya kebutuhan tenaga kerja usia produktif, sementara Indonesia sedang menikmati bonus demografi. Ia mengungkapkan, pada 2025 terdapat sekitar 1,2 juta permintaan tenaga kerja dari berbagai negara. Namun, Indonesia baru mampu memenuhi sekitar 296 ribu kebutuhan tersebut. “Ini menjadi peluang besar yang harus dijawab dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguasaan kompetensi, serta kemampuan berbahasa asing agar lulusan Indonesia mampu bersaing di pasar kerja internasional,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, Dzulfikar juga mengapresiasi langkah Universitas Muhammadiyah Malang yang mengembangkan Migrant Center sebagai wadah menyiapkan lulusan yang siap memasuki pasar kerja global. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui peningkatan kompetensi, pendampingan karier, dan penguatan jejaring internasional. Di akhir orasinya, Dzulfikar mengingatkan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga karakter, moralitas, dan integritas. Mengutip filosofi Al-Khawarizmi, ia menegaskan bahwa ilmu pengetahuan merupakan kekuatan, sementara karakter menjadi nilai yang menentukan kualitas seseorang. “Sebanyak apa pun prestasi yang diraih, semuanya akan kehilangan arti tanpa karakter yang baik. Karena itu, jadilah lulusan yang unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus kuat dalam akhlak dan integritas,” pungkasnya. Turut hadir dalam acara tersebut Rektor Universitas Muhammadiyah Malang beserta jajaran pimpinan universitas, Ketua Badan Pembina Harian UMM, Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji Prof. Dr. Muhadjir Effendy, Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri Dwi Setiawan Susanto, Direktur Jenderal Pemberdayaan Muh Fachri, Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Jawa Timur, pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah, serta ribuan wisudawan dan orang tua peserta wisuda.*

Sambut Libur Sekolah, Rayz UMM Hotel Malang Gelar SKY Camp Festival Akhir Pekan Ini

suarajatimpost, MALANG, SJP–Memasuki musim libur sekolah, Rayz UMM Hotel Malang kembali menghadirkan inovasi liburan bagi keluarga. Setelah sukses menggelar acara Basecamp Picnic Breakfast pada Minggu (5/7/2026), hotel bintang empat ini siap melanjutkan rangkaian program Rayz Holiday Basecamp melalui agenda bertajuk SKY Camp Festival. Festival keluarga ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 19.00 WIB, bertempat di SKY Rooftop Rayz UMM Hotel Malang. SKY Camp Festival dikemas sebagai ruang berkumpul bagi keluarga untuk menikmati momen liburan yang lebih berkesan. Pihak hotel telah menyiapkan berbagai aktivitas interaktif, pertunjukan menarik, hingga sajian kuliner untuk menghadirkan suasana hangat bagi anak-anak maupun orang tua. Beragam hiburan yang siap memeriahkan festival ini antara lain: Magic Show, Clown Show, dan Puppet Show, Meet the Characters dan Balloon Twisting, Face Painting dan Fun Games beserta Door Prize, Dance Performance dan Singing Performance, Outdoor Cinema (Bioskop Terbuka) dan All You Can Eat Kids Menu (Menu prasmanan anak sepuasnya). Melalui program Rayz Holiday Basecamp ini, Rayz UMM Hotel Malang terus memperkuat posisinya sebagai destinasi staycation utama di Kota Malang. Selain menawarkan harga kamar yang ramah di kantong, hotel ini konsisten menghadirkan aktivitas harian dan acara tematik agar pengalaman menginap terasa lebih hidup selama periode liburan sekolah. Marketing Communication Manager Rayz UMM Hotel Malang, Gustam Duga Prasetya, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen manajemen untuk memberikan pengalaman liburan yang bernilai lebih bagi para tamu. “Melalui Rayz Holiday Basecamp, kami ingin menjadikan Rayz UMM Hotel sebagai destinasi pilihan keluarga selama liburan sekolah. Tidak hanya menawarkan kamar dengan harga yang terjangkau, kami juga menghadirkan berbagai aktivitas dan event yang dapat dinikmati bersama, sehingga anak-anak merasa senang dan orang tua dapat menikmati quality time bersama keluarga. SKY Camp Festival menjadi salah satu acara spesial yang kami siapkan untuk menciptakan momen liburan yang penuh kebahagiaan dan tak terlupakan,” ujar Gustam. Acara SKY Camp Festival ini dapat dinikmati secara gratis oleh seluruh tamu yang sedang menginap di Rayz UMM Hotel Malang. Sementara itu, bagi masyarakat umum yang tidak menginap, festival ini dapat diikuti dengan membeli tiket seharga Rp75.000 nett. Harga tersebut sudah mencakup akses ke seluruh rangkaian acara serta fasilitas All You Can Eat Kids Menu untuk satu orang anak dan satu orang pendamping. Masyarakat yang ingin melakukan reservasi SKY Camp Festival dapat menghubungi pihak hotel melalui nomor WhatsApp 0819 4424 4554.Sedangkan untuk pemesanan kamar dengan penawaran terbaik selama libur sekolah, dapat diakses langsung melalui situs resmi www.rayz-hotel.com. Tentang Rayz UMM Hotel Malang Rayz UMM Hotel merupakan hotel bintang empat berkonsep city resort di Kota Malang yang dimiliki oleh Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Hotel dengan ciri khas desain dominasi warna hitam dan emas ini memiliki 152 kamar serta 5 unit villa dengan kolam renang pribadi. Untuk fasilitas kamar, hotel ini menawarkan lima tipe pilihan, yaitu Deluxe, Super Deluxe, Executive, Family, dan Suite. Sedangkan untuk area villa, tersedia dalam tipe Villa Eureka/Credo (dua kamar tidur) dan Villa Ambassador (tiga kamar tidur). Fasilitas penunjang lainnya meliputi ballroom, ruang pertemuan, restoran, pusat kebugaran, sky lounge, hingga kolam renang. (**) 

Rayz UMM Hotel Malang Geber SKY Camp Festival, Manjakan Keluarga di Momen Liburan Sekolah

Malang Posco Media, Malang – Mengisi momen liburan sekolah dengan pengalaman yang berbeda, Rayz UMM Hotel Malang menghadirkan berbagai aktivitas seru bagi keluarga melalui rangkaian program Rayz Holiday Basecamp. Setelah sukses menggelar Basecamp Picnic Breakfast pada Minggu (5/7) lalu, hotel bintang empat ini siap menyuguhkan acara yang lebih meriah bertajuk SKY Camp Festival. Marketing Communication Manager Rayz UMM Hotel Malang, Gustam Duga Prasetya mengatakan, melalui Rayz Holiday Basecamp, pihaknya ingin menjadikan Rayz UMM Hotel sebagai destinasi pilihan utama keluarga selama liburan sekolah. “Tidak hanya menawarkan kamar dengan harga yang terjangkau, kami juga menghadirkan berbagai aktivitas dan event yang dapat dinikmati bersama, sehingga anak-anak merasa senang dan orang tua dapat menikmati quality time bersama keluarga. SKY Camp Festival menjadi salah satu acara spesial yang kami siapkan untuk menciptakan momen liburan yang penuh kebahagiaan dan tak terlupakan,” ujar Gustam. Event spesial keluarga ini bakal digeber pada Sabtu, 11 Juli 2026 mendatang mulai pukul 19.00 WIB di SKY Rooftop Rayz UMM Hotel Malang. SKY Camp Festival merupakan festival keluarga yang dirancang khusus untuk menyambut liburan sekolah dengan menghadirkan beragam hiburan dan aktivitas interaktif bagi anak-anak. Melalui konsep ini, Rayz UMM Hotel ingin menghadirkan pengalaman staycation yang tidak hanya nyaman, tetapi juga penuh keceriaan dan momen berkualitas bersama keluarga. Selama periode school holiday, Rayz UMM Hotel Malang memanjakan tamu dengan berbagai program menarik. Mulai dari harga kamar yang terjangkau, aktivitas harian untuk anak-anak, hingga event tematik yang dikemas dalam satu rangkaian Rayz Holiday Basecamp. Program ini menjadi konsep utama hotel sebagai basecamp keluarga selama menikmati liburan sekolah di Malang. Pada SKY Camp Festival nanti, para tamu akan disuguhkan berbagai hiburan dan aktivitas menarik. Di antaranya Magic Show, Clown Show, Puppet Show, Meet the Characters, Dance Performance, Singing Performance, Outdoor Cinema, Balloon Twisting, Face Painting, Fun Games, bertabur Door Prize, hingga All You Can Eat Kids Menu. Kabar baiknya, SKY Camp Festival dapat dinikmati secara gratis oleh seluruh tamu yang menginap di Rayz UMM Hotel Malang. Sementara untuk masyarakat umum yang ingin bergabung, tiket dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, yakni Rp 75.000 nett. Harga tersebut sudah termasuk akses ke seluruh rangkaian acara serta All You Can Eat Kids Menu untuk satu anak dan satu pendamping. Reservasi SKY Camp Festival dapat dilakukan melalui WhatsApp di nomor 0819-4424-4554. Sedangkan untuk pemesanan kamar dengan penawaran harga terbaik selama liburan sekolah, masyarakat bisa langsung mengakses website resmi di www.rayz-hotel.com. (sam/nda)

Mahasiswa UMM Malang Sulap Edukasi Kesehatan Jadi Pengalaman Interaktif di Brimedika Health Expo 2026

timesindonesia, MALANG – Edukasi kesehatan tak lagi sekadar mendengarkan materi di ruang seminar. Melalui Brimedika Health Expo 2026, masyarakat diajak belajar secara langsung lewat konsultasi dengan tenaga medis, permainan edukatif, hingga talkshow. Mengusung tema “Healthy Inside, Happy Outside”, kegiatan hasil kolaborasi mahasiswa Ilmu Komunikasi dari Tim Celavie, Program Studi Ilmu Komunikasi UMM, dengan RSU Brimedika Malang ini menjadi health expo mandiri pertama yang digagas rumah sakit tersebut. Ajang ini merupakan implementasi mata kuliah Praktikum Public Relations 3 dengan fokus brand activation. Para mahasiswa merancang konsep experiential event yang tidak hanya memperkenalkan layanan rumah sakit, tetapi juga memberikan pengalaman nyata bagi masyarakat dalam memahami pentingnya menjaga kesehatan. Peserta dapat mengunjungi empat booth layanan, yakni Poli Psikiatri, Poli Estetika, Poli Gizi, dan Medical Check Up. Di setiap stan, pengunjung memperoleh kesempatan berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan profesional sekaligus mengikuti beragam aktivitas edukatif. Sesi talkshow kesehatan mental bersama dr. Yunatan Iko, Sp.KJ., menjadi salah satu agenda yang paling diminati. Ia menekankan bahwa kesehatan mental memiliki peran yang sama pentingnya dengan kesehatan fisik, serta mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi emosional dan tidak ragu mencari bantuan profesional saat dibutuhkan. Ketua Pelaksana Brimedika Health Expo 2026, Halizaroh Zulqiah mengatakan, kegiatan tersebut mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh. “Kami berharap Brimedika Health Expo 2026 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan fisik maupun mental serta memanfaatkan layanan kesehatan secara optimal,” ujar Halizaroh, Rabu (8/7/2026). Salah satu peserta mengaku mendapatkan pengalaman baru dan lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan mental melalui kegiatan yang dikemas secara kreatif tersebut. “Melalui kolaborasi ini, bisa menjadi bukti bahwa promosi kesehatan dapat disajikan secara inovatif, menyenangkan, dan lebih dekat dengan masyarakat,” ucapnya.(*)

20 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia Versi UniRanks 2026, Kampus Muhammadiyah Kuasai Papan Atas

GEBRAK.ID, JAKARTA – Memasuki masa penerimaan mahasiswa baru (PMB) 2026, calon mahasiswa mulai berburu kampus terbaik sebagai tujuan melanjutkan pendidikan. Salah satu acuan yang dapat dijadikan referensi adalah pemeringkatan UniRanks 2026 yang menilai kualitas perguruan tinggi dari berbagai aspek. Dalam daftar terbaru tersebut, sejumlah perguruan tinggi swasta (PTS) Indonesia berhasil menempati posisi teratas. Menariknya, kampus-kampus di bawah naungan Muhammadiyah tampil dominan dengan menempatkan empat universitas dalam daftar 20 besar PTS terbaik di Indonesia. Berdasarkan UniRanks 2026 Rankings, terdapat 970 perguruan tinggi di Indonesia yang masuk dalam proses penilaian. Dari jumlah tersebut, sebanyak 74 kampus berhasil masuk jajaran terbaik nasional, termasuk berbagai universitas swasta ternama. Universitas Bina Nusantara (Binus University) masih menjadi perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia. Kampus ini berada di peringkat ke-12 nasional, posisi 395 Asia, dan menempati peringkat 1.226 dunia. Di bawah Binus, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi kampus Muhammadiyah dengan peringkat tertinggi. Posisi berikutnya ditempati Universitas Islam Indonesia (UII) dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Dominasi jaringan Muhammadiyah semakin terlihat dengan masuknya Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ke dalam 10 besar PTS terbaik versi UniRanks 2026. Selain kampus Muhammadiyah, sejumlah universitas swasta ternama seperti Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Universitas Mercu Buana, Universitas Gunadarma, Universitas Kristen Petra, hingga Universitas Katolik Parahyangan juga masuk dalam daftar terbaik. Daftar 20 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia Versi UniRanks 2026 No Universitas Peringkat RI Peringkat Dunia 1 Universitas Bina Nusantara (Binus) 12 1.226 2 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) 19 1.751 3 Universitas Islam Indonesia (UII) 23 2.045 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 24 2.113 5 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) 32 2.708 6 Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) 33 2.711 7 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) 37 2.776 8 Universitas Mercu Buana 38 2.800 9 Universitas Gunadarma 41 2.888 10 Universitas Kristen Petra 42 2.916 11 Universitas Atma Jaya Yogyakarta 43 2.955 12 Unika Atma Jaya Jakarta 47 3.023 13 Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) 49 3.131 14 Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) 50 3.156 15 Universitas Surabaya (Ubaya) 51 3.167 16 Universitas Sanata Dharma 55 3.387 17 Universitas Narotama 56 3.507 18 Universitas Trisakti 57 3.564 19 Universitas Widyatama 60 3.681 20 Universitas Kristen Maranatha 62 3.720 UniRanks menjelaskan bahwa pemeringkatan mereka tidak hanya berfokus pada reputasi akademik maupun publikasi riset, tetapi juga menggunakan pendekatan yang berorientasi pada mahasiswa. Sejumlah indikator yang menjadi dasar penilaian meliputi kesejahteraan mahasiswa dan fasilitas kampus, kualitas pendidikan, prestasi dan pengakuan institusi, tingkat keberhasilan lulusan memperoleh pekerjaan, internasionalisasi, kinerja akademik dan riset, reputasi nasional maupun global, kekuatan digital dan smart campus, hingga audit manual terhadap data yang dikumpulkan. Dengan cakupan indikator tersebut, hasil pemeringkatan UniRanks dapat menjadi salah satu referensi bagi calon mahasiswa dalam memilih perguruan tinggi swasta yang sesuai dengan kebutuhan, kualitas akademik, serta prospek karier setelah lulus. (Sumber: UniRanks)

Sukses Gelar BTI 2026, UMM Hantarkan 8 Karya Inovatif Pelajar Se-Jatim Raih Hak Cipta

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses mencatatkan capaian gemilang dalam mencetak inovator muda masa depan. Melalui pendampingan komprehensif, Kampus Putih berhasil menghantarkan delapan karya inovatif ciptaan para pelajar peserta Bina Talenta Indonesia (BTI) 2026 untuk meraih pengakuan hukum berupa Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Kesuksesan penyelenggaraan program ini menuai apresiasi tinggi dari perwakilan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Ulfan Taufiq. Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi di lapangan, UMM dinilai telah menjalankan pembinaan talenta muda ini dengan sangat maksimal. Ulfan menyoroti antusiasme belajar para peserta yang berada di luar ekspektasi, di mana mereka terus menyempurnakan proyek inovasi hingga melampaui jam efektif pelatihan. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa ekosistem dan fasilitas pembelajaran di Kampus Putih sangat memadai serta adaptif. “Semangat membara dari para peserta untuk terus belajar dan berkolaborasi di luar jam pelajaran ini menjadi bukti bahwa program di UMM berjalan sangat apik, sehingga pengalaman berharga ini harus disebarluaskan saat mereka kembali ke sekolah,” urai Ulfan Taufiq. 95 Persen Nilai Akademik Peserta Melonjak Drastis Ketua Pelaksana BTI UMM, Dr. Dyah Worowirastri Ekowati, M.Pd., memaparkan bahwa program strategis ini diikuti oleh 37 siswa pilihan yang berasal dari 11 sekolah di lima kota berbeda di Jawa Timur. Selama masa karantina, para talenta muda ini dibina secara intensif melalui sepuluh modul pembelajaran keilmuan mutakhir, observasi lapangan langsung ke kawasan Sumber Maron, hingga praktik perancangan proyek pemecahan masalah. Berdasarkan hasil evaluasi, tercatat 95 persen peserta mengalami peningkatan nilai akademik secara drastis. Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan delapan produk inovatif dan satu karya visual kelompok yang resmi mendapatkan Hak Cipta. “Alhamdulillah, berkat dedikasi luar biasa dalam mengerjakan proyek tanpa mengenal lelah dari siang hingga malam hari, adik-adik peserta berhasil menghasilkan delapan karya inovatif yang langsung kami daftarkan dan sukses memperoleh Hak Cipta,” papar Dr. Dyah. Foto Bersama Ukiran Prestasi Abadi Melalui Karya Tulis Sebagai langkah tindak lanjut edukatif, UMM juga telah merancang program pascapelatihan yang mewajibkan seluruh peserta menarasikan pengalaman serta hasil inovasi mereka ke dalam karya tulis komprehensif. Wakil Rektor I UMM, Prof. Akhsanul In’am, Ph.D., yang hadir menutup kegiatan secara resmi, menargetkan agar seluruh narasi pelajar tersebut dapat dihimpun secara profesional. Karya tulis ini nantinya akan diterbitkan oleh pihak kampus menjadi sebuah book chapter berskala nasional yang juga akan didaftarkan perlindungan Hak Ciptanya. “Sepandai dan setinggi apa pun kecerdasan seseorang, ia tidak akan pernah mencetak sejarah jika tidak menulis. Maka, jadikanlah perolehan Hak Cipta dan tulisan kalian di UMM ini sebagai ukiran prestasi abadi yang terus dikenang serta menebar manfaat nyata,” pesan Prof. Akhsanul In’am kepada para peserta. Kesuksesan kolaborasi dalam program BTI 2026 ini kembali menegaskan kapasitas UMM sebagai institusi pendidikan tinggi yang visioner. Fasilitas dan pendampingan maksimal yang diberikan Kampus Putih diharapkan dapat terus menjadi pendorong utama dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga melek terhadap pentingnya perlindungan karya intelektual di masa depan.

Uniranks Rilis Daftar Universitas Swasta Terbaik di Indonesia Tahun 2026

publika.id – Sejumlah perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia masih membuka penerimaan mahasiswa baru pada Juli 2026. Calon mahasiswa dapat menggunakan daftar universitas swasta terbaik versi Uniranks 2026 sebagai acuan memilih program studi. Dilansir dari Detikcom, pemeringkatan global Uniranks 2026 Rankings melakukan penyaringan terhadap 970 universitas di Indonesia. Hasilnya, terdapat 74 perguruan tinggi yang menempati posisi teratas di tanah air, termasuk beberapa universitas swasta. Pemeringkatan ini memberikan gambaran kualitas PTS berdasarkan skor dan peringkat yang diraih, baik di tingkat nasional, Asia, maupun global. Daftar Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Indonesia Versi Uniranks 2026 Nama Universitas Peringkat RI Peringkat Asia Peringkat Dunia Skor Universitas Bina Nusantara (Binus University) 12 395 1.226 74.17 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) 19 620 1.751 68.86 Universitas Islam Indonesia (UII) 23 749 2.045 66.6 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 24 783 2.113 66.04 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) 32 1.082 2.708 61.48 Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) 33 1.085 2.711 61.46 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) 37 1.116 2.776 61.02 Universitas Mercu Buana 38 1.132 – – Data dari Uniranks tersebut menampilkan Universitas Bina Nusantara atau Binus University yang memimpin di peringkat 12 nasional. Kampus ini disusul oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada peringkat 19 nasional. Universitas Islam Indonesia dan Universitas Ahmad Dahlan menyusul berturut-turut di peringkat 23 dan 24 nasional. Peringkat nasional dilanjutkan oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Muhammadiyah Malang, serta Universitas Mercu Buana.

20 Universitas Swasta Terbaik RI Versi Uniranks 2026, Sudah Daftar?

detikedu, Jakarta –  Berbagai perguruan tinggi swasta (PTS) tengah membuka penerimaan mahasiswa baru pada Juli 2026. Daftar universitas swasta terbaik versi Uniranks 2026 ini bisa jadi salah satu referensi memilih universitas sesuai prodi yang diminati. Peringkat perguruan tinggi global Uniranks 2026 Rankings menyaring 970 universitas di Indonesia. Sebanyak 74 di antaranya masuk yang teratas di RI, di antaranya yakni universitas swasta. Universitas Swasta Terbaik di Indonesia Versi Uniranks 2026 Dirangkum dari laman Uniranks, berikut PTS terbaik di Indonesia versi pemeringkatan Uniranks 2026 2026 Ranking. Universitas Bina Nusantara (Binus University) Peringkat RI: 12 Peringkat Asia: 395 Peringkat dunia: 1.226 Skor: 74.17 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Peringkat RI: 19 Peringkat Asia: 620 Peringkat dunia: 1.751 Skor: 68.86 Universitas Islam Indonesia (UII) Peringkat RI: 23 Peringkat Asia: 749 Peringkat dunia: 2.045 Skor: 66.6 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Peringkat RI: 24 Peringkat Asia: 783 Peringkat dunia: 2.113 Skor: 66.04 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Peringkat RI: 32 Peringkat Asia: 1.082 Peringkat dunia: 2.708 Skor: 61.48 Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Peringkat RI: 33 Peringkat Asia: 1.085 Peringkat dunia: 2.711 Skor: 61.46 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Peringkat RI: 37 Peringkat Asia: 1.116 Peringkat dunia: 2.776 Skor: 61.02 Universitas Mercu Buana Peringkat RI: 38 Peringkat Asia: 1.132 Peringkat dunia: 2.800 Skor: 60.87 Universitas Gunadarma Peringkat RI: 41 Peringkat Asia: 1.181 Peringkat dunia: 2.888 Skor: 60.34 Universitas Kristen (UK) Petra Peringkat RI: 42 Peringkat Asia: 1.196 Peringkat dunia: 2.916 Skor: 60.15 Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) Peringkat RI: 43 Peringkat Asia: 1.216 Peringkat dunia: 2.955 Skor: 59.98 Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya Peringkat RI: 47 Peringkat Asia: 1.253 Peringkat dunia: 3.023 Skor: 59.54 Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Peringkat RI: 49 Peringkat Asia: 1.318 Peringkat dunia: 3.131 Skor: 58.77 Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Peringkat RI: 50 Peringkat Asia: 1.328 Peringkat dunia: 3.156 Skor: 58.65 Universitas Surabaya (Ubaya) Peringkat RI: 51 Peringkat Asia: 1.333 Peringkat dunia: 3.167 Skor: 58.59 Universitas Sanata Dharma (USD) Peringkat RI: 55 Peringkat Asia: 1.454 Peringkat dunia: 3.387 Skor: 56.9 Universitas Narotama (Unnar) Peringkat RI: 56 Peringkat Asia: 1.507 Peringkat dunia: 3.507 Skor: 56.04 Universitas Trisakti Peringkat RI: 57 Peringkat Asia: 1.539 Peringkat dunia: 3.564 Skor: 55.58 Universitas Widyatama Peringkat RI: 60 Peringkat Asia: – Peringkat dunia: 3.681 Skor: 54.62 Universitas Kristen Maranatha Peringkat RI: 62 Peringkat Asia: – Peringkat dunia: 3.720 Skor: 54.33 Metodologi Pemeringkatan Uniranks 2026 Uniranks dalam laman resminya menjelaskan, pemeringkatan ini berpusat pada mahasiswa untuk memberikan wawasan berbasis data yang lebih dari aspek hasil penelitian dan reputasi. Sejumlah pilar pemeringkatan Uniranks yakni: Kesejahteraan mahasiswa (student wellbeing) & fasilitas Penghargaan dan pengakuan Kemampuan lulusan untuk dipekerjakan (employability) dan kesuksesan karier Ranking lokal dan internasional Internasionalisasi dan keberagaman Kinerja akademik dan riset Kualitas pendidikan Web impact dan digital presence Digitalisasi dan smart campus Audit manual.